Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Demi Kebutuhan Foto, Para Goweser Rela Turun ke Sungai Bendungan Colo, Padahal Berbahaya

Bendungan Colo menjadi salah satu tujuan para goweser, karena di sana mereka bisa beristirahat dan berswafoto.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Agil Tri
Sejumlah orang saat berswafoto di Bedungan Colo yang berada di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Minggu (2/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ratusan goweser memadati Bedungan Colo yang berada di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, Minggu (2/7/2020).

Mereka datang dari penjuru daerah, baik dari Sukoharjo, maupun Wonogiri.

Bendungan Colo menjadi salah satu tujuan para goweser, karena di sana mereka bisa beristirahat dan berswafoto.

Sempat Alami Gejala Panas dan Diare Selama 4 Hari, Satu Warga Trucuk Klaten Positif Covid-19

Seorang Warga Asal Prambanan Positif Covid-19, Masih Satu Keluarga Dengan Pasien Sebelumnya

Bendung Colo sendiri menjadi salah satu destinasi wisata, yang menawarkan penorama alam yang cukup menakjubkan.

Ditambah, pengunjung tidak dipungut biaya masuk, menjadikan Bendungan Colo menjadi primadona.

Salah satu spot foto yang menjadi primadona adalah sisi barat dari bendungan.

Aliran sungai yang tidak begitu deras, dengan kedalaman yang dangkal, serta Instagramable, tak sedikit dari masyarakat berswafoto di sana.

Seperti yang dilakukan Fauzi (28) warga Wonogiri.

Dia rela menenteng sepeda ontelnya menuruni tanggul hanya untuk berswafoto.

Padahal, hal tersebut cukup bahaya, karena saat dia harus menuruni tanggul dengan kemiringan sekitar 45 derajat.

"Iya foto disana, karena spot fotonya bagus," kata dia.

Dia berdiri disalah satu beton, untuk berswafoto.

"Banyak yang foto seperti itu juga, jadi saya ikut-ikut," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved