Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Perjuangan Anak di Pelosok Wonogiri, Sudah ke Bukit, Tetap Harus Beli Kuota 7 GB Demi Belajar Online

Pelajar yang ingin belajar di atas Bukit Jambul itu harus berjaan sekitar 150 meter, menyusuri jalan setapak.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Dua bocah asal Giritontro, Wonogiri, harus naik bukit hanya untuk mencari sinyal guna mengerjakan tugas sekolah yang diselenggarakan secara online. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Akibat pandemi Covid-19, pemerintah belum membuka sekolah untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Aturan tersebut diberlakukan utamanya di daerah yang masih berada di zona merah dan kuning.

Dengan ditutupnya sekolah ini, membuat KBM dilakukan secara daring atau online.

Namun tidak semua siswa dapat mengikuti KBM online ini dengan mudah.

Buntut 1 Orang Positif Corona, 9 Orang Anggota Keluarga di Dua Desa Juwiring Klaten Jalani Uji Swab

Pemdes di Wonogiri Klaim Berusaha Keras Upayakan Akses Internet untuk Pelajar Agar Tak Naik ke Bukit

Di Dusun Jajar, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, sejumlah siswa harus menumpang ke rumah tetangganya yang memiliki wifi.

Bahkan ada yang harus menaiki sebuah bukit setinggi 50 meter untuk mencari sinyal.

Jalan menuju puncak bukit cukup terjal, sempit, dan berbahaya.

Pelajar yang ingin belajar di atas Bukit Jambul itu harus berjaan sekitar 150 meter, menyusuri jalan setapak.

Salah satu siswa SD Negeri 3 Tlogoharjo kelas IV, Faizal Rahmad Dicky Ramadhan (9), mengaku sudah sering belajar di bukit tersebut sejak adanya pandemi virus Corona.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved