Breaking News:

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik di Kapuas dan Menyita Sejumlah Barang Pribadi

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arif Risky yang memimpin langsung operasi itu membenarkan penangkapan eks mahasiswa Universitas Airlangga itu.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
Twitter/m_fikris
Unggahan pengakuan korban pelaku pelecehan seksual fetish kain jarik di Twitter 

TRIBUNSOLO.COM -  Perkembangan kasus fetish kain jarik, polisi sudah menangkap terduga pelaku yang berinisial G.

G ditangkap pihak kepolisian pada Kamis (6/8/2020) di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arif Risky yang memimpin langsung operasi itu membenarkan penangkapan eks mahasiswa Universitas Airlangga itu.

"Betul kami menangkap G di Kapuas, Kalteng," kata Arif saat dikonfirmasi Jumat (7/8/2020).

G telah menjalani rapid test Covid19 di RSUD Kapuas pada Jumat pagi. Hasilnya dinyatakan nonreaktif.

Polisi langsung membawa G ke Surabaya lewat jalur udara.

Sikap Lucu Rafathar saat Minta Izin ke Gading Marten untuk Undang Gempi ke Acara Ulang Tahunnya

PSI dan Gerindra Dukung Gibran, Langkah PKS Lawan Gibran di Pilkada Solo 2020 Makin Terjal

Gibran Makin Kokoh Songsong Pilkada Solo 2020, Rekomendasi PSI dan Gerindra sudah Digenggaman

"Tadi pagi diterbangkan ke Surabaya. Pukul 11 siang tadi sudah sampai di Mapolrestabes Surabaya," kata dia.

G akan diperiksa secara intensif di Polrestabes Surabaya. Sejauh ini, sudah ada tiga laporan yang diterima Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim tentang pelecahan seksual fetish kain jarik.

Penangkapan G melibatkan tim gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polda Kalteng dan Polres Kapuas.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan korban terkait laporan tersebut. Polisi juga telah menggeledah indekos G dan menyita sejumlah barang pribadi terduga pelaku.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved