Breaking News:

22 Tenaga Medis yang Gugur di Garda Depan Penanganan Covid-19 Akan Diberi Penghargaan Bintang Jasa

Sebanyak 22 petugas medis yang gugur karena menangani dan merawat pasien Covid-19 akan menerima bintang jasa.

Wartakota/Nur Ichsan
ILUSTRASI PEMAKAMAN : Tim medis dan Petugas melakukan prosesi pemakaman jenazah orang dengan Covid-19, TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta barat. Senin (13/4/2020). Mereka melakukan pemakaman ini dengan menggunakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan WHO. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebanyak 22 petugas medis yang gugur karena menangani dan merawat pasien Covid-19 akan menerima bintang jasa.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah akan menyerahkan bintang jasa untuk 22 tenaga medis yang gugur saat merawat pasien Covid-19.

Penyerahan akan dilakukan kepada perwakilan tenaga medis yang telah gugur tersebut pada Kamis (13/8/2020).

"Kami pada tanggal 13 Agustus hari Kamis yang akan datang akan menyerahkan 22 bintang jasa kepada tenaga medis yang gugur," ujar Mahfud dalam konferensi pers yang digelar secara daring pada Sabtu (8/8/2020).

Begini Reaksi Prabowo Subianto Diminta Kader Partai Gerindra Agar Berlaga Lagi dalam Pilpres 2024

8.000 Orang Belum Lakukan Perekaman Data e-KTP di Sragen, di Antaranya Banyak dari Pemilih Pemula

Dia menjelaskan, ada dua kategori bintang jasa yang diberikan, yakni Bintang Jasa Pratama dan Bintang Jasa Nararya.

Penganugerahan bintang jasa ini diputuskan oleh dewan gelar, tanda jasa, dan kehormatan.

"Sebanyak sembilan tenaga medis yang gugur itu namanya Bintang Jasa Pratama. Kemudian Bintang Jasa Nararya kepada 13 orang tenaga medis (yang gugur). Itu sebagai bentuk penghormatan dari pemerintah yang sifatnya simbolik kepada mereka yang gugur," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, mereka yang bekerja untuk itu tentu tidak mau gugur karena ingin mendapat santunan atau bintang tanda tasa.

"Tidak ingin mendapat bintang jasa karena tidak ada gunanya juga itu semua kalau sudah gugur, tetapi justru pemerintah yang akan memberi," kata Mahfud MD.

Penyerahan kepada wakil dari 22 tenaga medis yang telah meninggal ini menurut Mahfud baru tahapan pertama.

Sebab, pemerintah masih menunggu seluruh laporan tenaga medis yang meninggal.

Setelah seluruh data terkumpul, kata dia, bintang jasa dan santunan yang sama dari pemerintah juga akan disalurkan.

"Nanti akan diberikan bintang jasa dan santunan yang sama oleh pemerintah dalam hal ini melalui komite, sub komitenya itu Satgas sekarang bersama Kemenkes terus bekerja intensif untuk mendata siapa saja yang gugur," ucap Mahfud. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved