Pilpres 2024

Pengamat Sebut Batu Sandungan Prabowo Subianto Jika Maju Pilpres 2024 Bukan Lagi Jokowi tapi PA 212

Banyak ganjalan dihadapi Prabowo, salah satunya dari PA (Persaudaraan Alumni) 212 yang dulu pernah mendukungnya dan saat ini kontra terhadap dirinya.

Editor: Hanang Yuwono
ist/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Prabowo Subianto saat mengunjungi Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Rabu (1/1/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kongres Luar Biasa (KLB) pada Sabtu (9/8/2020) memutuskan Prabowo Subianto terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Gerindra. 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga diminta kembali maju bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Begini Reaksi Prabowo Subianto Diminta Kader Partai Gerindra Agar Berlaga Lagi dalam Pilpres 2024

Ramzi Mantap Maju di Pilkada Tangsel 2020, Bersaing dengan Putri Maruf Amin dan Keponakan Prabowo

Pengamat politik dari Al-Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin menyebutkan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akan menghadapi banyak hambatan untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024.

Ujang menyebut, peluang menang atau tidaknya Prabowo pada Pilpres 2024 tidak dapat ditebak, tetapi dapat diprediksi akan banyak rintangan yang dilaluinya ke depan.

"Banyak ganjalan dihadapi Prabowo, salah satunya dari PA (Persaudaraan Alumni) 212 yang dulu pernah mendukungnya dan saat ini kontra terhadap dirinya," ujar Ujang saat dihubungi Tribunnews.com, Jakarta, Minggu (9/8/2020).

Menurutnya, kekecewaan pendukungnya pada Pilpres 2019 dan PA 212 timbul, karena Prabowo memutuskan bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Ini yang sedikit besar akan mempengaruhi suara Prabowo ke depan. Soal suaranya kecil atau turun atau tidak, itu tergantung pada Prabowo apakah mampu meyakinkan kembali pendukungnya dan PA 212 untuk kembali mendukungnya," papar Ujang.

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diminta kembali maju bertarung dalam Pilpres 2024 mendatang.

Muzani mengatakan, permintaan tersebut datang dari seluruh kader baik dari DPD hingga DPC yang turut serta dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra.

"Partai Gerindra kemudian seluruh DPD dan DPC tadi meminta Pak Prabowo untuk maju dalam Pilpres tahun 2024," ujar Muzani, selepas KLB Partai Gerindra, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Namun, Muzani menyebut Prabowo tak langsung mengambil sikap atas permintaan para jajarannya tersebut.

Menurut Muzani, mantan Danjen Kopassus itu akan memutuskan maju tidaknya ke Pilpres 2024 dalam kurun waktu 1-1,5 tahun ke depan.

"Terhadap permintaan yang terakhir ini atau majunya di tahun 2024, Pak Prabowo tadi di hadapan KLB mengatakan, tentang hal tersebut akan diputuskan satu tahun atau satu setengah tahun lagi," kata dia.

Fadli Zon Tarancam Tersingkir

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved