Proyek Tol Solo Jogja

Tol Solo-Jogja Dimulai, Pemkab Klaten Peringatkan Warga Tak Tergiur Rayuan Makelar yang Berkeliaran

Pasalnya makelar berkeliaran di kawasan yang terdampak proyek dengan menjanjikan harga tinggi.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
ILUSTRASI : Masih ada banyak titik dalam tahap pembangunan di jalan tol Solo-Sragen, Selasa (28/6/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemkab Klaten mengingatkan agar warga yang terdampak proyek Tol Solo-Jogja tidak tergiur rayuan broker atau makelar tanah.

Pasalnya makelar berkeliaran di kawasan yang terdampak proyek dengan menjanjikan harga tinggi.

Asisten 3 Sekda Pemkab Klaten, Sri Winoto menerangkan, pihaknya menghimbau masyarakat yang wilayahnya terdampak proyek Tol Solo-Jogja tidak mudah percaya dengan tawaran broker atau makelar.

PAN dan Gerindra Merapat ke PDIP, PKS Solo : Kader PAN dan Gerindra Tak Hendaki Dukung Gibran-Teguh

Daftar 3 Desa di Kebonarum Klaten Kena Proyek Tol Solo-Jogja, Tempat Ibadah dan Makam Ikut Tergusur

"Kami meminta untuk para warga yang nantinya terdampak proyek ini, untuk tetap bersabar," kata Winoto saat menghadiri sosialisasi dan konsultasi publik proyek jalan Tol Solo-Jogja, Kamis (13/8/2020).

Lebih lanjut Winoto menyarankan untuk tidak mudah percaya dengan tawaran dari broker, sehingga mengikuti alur yang sudah ada.

"Tetap ikuti alur yang sudah ditetapkan ada, jangan percaya dengan tawaran broker," sarannya.

Kades Malangjiwan, Suprianto mengatakan wilayahnya yang terdampak proyek jalan tol sekira 5 hektar terdiri dari 71 bidang meliputi area persawahan 40 bidang dan perumahan warga 31 bidang.

"Untuk rumah warga kami yang terdampak ada 31 rumah, di RT 02, RW 08 Dukuh Karangmojo," kata Supri.

Dikatakan, Suprianto mengaku warganya tidak keberatan dengan rencana proyek tol.

"Tidak ada yang protes, malah warga menantikan informasi ini," ujar Supri.

Supri memastikan proyek ini tidak berdekatan dengan sumber mata air di desanya.

Mengingat di desa ini ada Umbul Brintik yang selalu dimanfaatkan masyarakat untuk pengairan sawah, hingga objek wisata pemandian.

Istri Meninggal Sebelum Rumah Impian Terwujud, Pria Ini Pasang Patung Mendiang Istri saat Syukuran

Nora Alexandra Tulis Pesan untuk Jerinx SID yang Kini Ditahan: Saya Tidak Malu Menikah Denganmu

"Nantinya untuk lintasan jalan tol di wilayah desa kami, hanya berupa jalan lurus saja, jaraknya cukup jauh sekitar 500 meter dari umbul Brintik," jelas Supri.

Terlihat fasilitas umum yang terdampak, Supri mengatakan ada satu masjid dan tower pamasimas (penampungan air).

"Untuk tower, masih bisa dipindah lokasinya, karena hanya menampung, bukan menjadi pusat sumber sumber air," tutur Supri. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved