Breaking News:

Fedrik Adhar, Jaksa yang Tuntut Penjara 1 Tahun Penyerang Novel Baswedan Dikabarkan Meninggal

Diketahui, Jaksa Fedrik merupakan JPU yang menuntut dua terdakwa pelaku penyiraman penyidik KPK Novel Baswedan.

Tribun Jateng
KABAR DUKA - Fedrik Adhar, Jaksa yang pernah menangani kasus Ahok dan Kasus Novel Baswedan, meninggal dunia, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNSOLO.COM -- Beredar kabar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, Fedrik Adhar, meninggal dunia.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara, I Made Sudarmawan, telah mengonfirmasi kabar tersebut.

"Ya, Mas, mohon doanya," ujar Sudarmawan, Senin (17/8/2020), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Kejaksaan Agung Ajukan Pencegahan 10 Nama ke Luar Negeri Terkait Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Polisi Buru Pengemudi Mobil Kijang yang Halangi Ambulans di Garut hingga Akibatkan Pasien Meninggal

Kendati demikian, dia tidak merinci penyebab meninggalnya Fedrik.

"Kami masih menunggu," kata dia.

Diketahui, Jaksa Fedrik merupakan JPU yang menuntut dua terdakwa pelaku penyiraman penyidik KPK Novel Baswedan.

Dalam tuntutannya saat itu, dua pelaku, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Rony Bugis, dituntut hukuman satu tahun penjara.

Sejumlah pihak pun menyesalkan tuntutan tersebut karena dianggap terlalu ringan.

Sebagai informasi, Fedrik merupakan salah satu anggota di Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Ia menjabat sebagai jaksa pratama.

Namun, ia mengawali karir sebagai jaksa dari Kejaksaan Negeri Palembang, Sumatera Selatan pada 2013 lalu.

Gaya hidup Fedrik Adhar di media sosial juga sempat menjadi sorotan warganet di tengah kasus Novel Baswedan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Fedrik Adhar, Jaksa Penuntut dalam Sidang Novel Baswedan Meninggal

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved