Breaking News:

Jangan Asal Pencet Tuas, Simak Cara Mengerem Motor Matik yang Benar, Sembarangan Bisa Nyelonong

Dengan teknik pengereman empat jari kata Agus, untuk rem depan membuat tangan otomatis menutup gas sempurna.

Editor: Hanang Yuwono
Otomania/Setyo Adi
Ilustrasi naik motor matik 

TRIBUNSOLO.COM -- Motor matik kini tengah digandrungi masyarakat Indonesia.

Memiliki motor matik, sebaiknya Anda paham cara pengoperasian motor tanpa transmisi ini.

Salah satunya adalah teknik pengereman.

Deretan Foto Asli Anak-anak yang Wajahnya ada di Uang Rp 75 Ribu, Coba Simak, Mirip Aslinya Tidak?

Geger Video Anjing Dikubur Hidup-hidup karena Dikira Leak, Polisi Ungkap Ternyata Anjing Peliharaan

Teknik pengereman pada sepeda motor matik wajib dipelajari dengan baik.

Sebab tuas rem skutik terletak di kiri dan kanan setang, motor pun hampir tidak punya engine brake sehingga mudah "nyelonong."

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, main dealer motor Honda Jakarta-Tangerang mengatakan, untuk skutik cara mengerem yang dianjurkan ialah menarik tuas menggunakan empat jari.

"Gunakan empat jari saat mengerem agar gas dapat tertutup secara sempurna sehingga putaran mesin dapat berkurang dan membantu pengereman jadi lebih efektif," kata Agus kepada Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Dengan teknik pengereman empat jari kata Agus, untuk rem depan membuat tangan otomatis menutup gas sempurna.

Sedangkan untuk tangan kiri, dapat memperkuat pengereman dan menjaga kestabilan.

Adapun yang mesti diperhatikan ialah, jari hanya digunakan saat mengerem bukan saat motor sedang melaju. Artinya lima jari tangan tetap berada di grip masing-masing, dan keempat jari baru dipakai saat mengerem.

"Tangan selalu berada di grip saat berkendara, jari tangan usahakan jangan selalu menempel di rem depan untuk menghindari refleks saat situasi mendadak," katanya.

Gunakan bersamaan

Selain menggunakan empat jari, dalam pengereman skutik maupun manual yaitu harus menggunakan kedua rem secara bersamaan agar titik pengeremannya lebih dekat.

"Rem depan dioperasikan sedikit lebih kuat dibandingkan dgn rem belakang apabila kondisi jalan bagus, namun jika kondisi jalan licin (basah, berpasir, berbatu, dsb) maka rem depan harus dikurangi porsinya," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Begini Teknik Mengerem Skutik yang Benar, Beda dengan Motor Lain

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved