Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kritisi Kebijakan Pemerintah saat Deklarasi KAMI di Solo, Mudrick: Negara Ibarat Kapal Oleng

Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Solo Mudrick M Sangidu, menyebut saat ini negara seperti kapal yang oleng.

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat hadiri deklarasi KAMI di Solo, Kamis (20/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Solo Mudrick SM Sangidu, menyebut saat ini negara seperti kapal yang oleng.

Menurut dia, bila sang nahkoda sudah tidak bisa menyelamatkan kapal oleng, Nahkodanya harus diganti.

"Nahkoda tidak bisa menyelamatkan, Ganti Nahkoda," kata dia.

Bebas Pas HUT ke-75 RI, Eks Bupati Karanganyar Rina Iriani : Allah Mendengar Doa Saya

Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Hadiri Deklarasi KAMI di Solo

Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Bebas, Dijemput Paryono & Dikawal Ketat sampai ke Rumahnya

BREAKING NEWS : 6 Tahun Dipenjara, Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Bebas

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Tengah - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digelar di Solo, Kamis (20/8/2020).

Deklarasi dilakukan di Gedung Umat Islam Surakarta, Jalan Kartopuran No. 241A Jayengan Serengan, Solo.

Pantauan di lapangan para peserta menggunakan masker masuk dalam gedung umat Islam Solo.

Mudrick SM Sangidu mengatakan, dalam kegiatan tersebut hadir Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) sekaligus Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

"Datang Bapak Gatot," papar dia.

Mudrick menjelaskan, dalam acara ini mereka ingin mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro kepada rakyat.

"Ini gerakan moral aksi untuk menyelamatkan Indonesia," papar dia.

Para peserta terdiri dari kawasan DIY dan Jawa Tengah.

"Banyak yang menanyakan, kenapa menyelamatkan. Kelahiran kami mendapat dukungan seluruh Indonesia," papar dia.

"Tujuannya satu, kami ingin mengingatkan ini gerakan moral," jelas dia.

"Kita diam ditindas atau kita melawan" papar dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved