Breaking News:

Proyek Tol Solo Jogja

Masuk dalam Proyek Tol Solo-Jogja, 32 Rumah di Kelurahan Bareng Lor Klaten Bakal Terdampak

Lurah Bareng Lor, Suleksi mengatakan wilayah kelurahannya yang masuk dalam proyek jalan tol Solo-Jogja ada sekitar 32 rumah.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Patok proyek Jalan Tol Solo-Jogja yang sudah dipasang di area persawahan milik warga di wilayah Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Rabu (5/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Sebanyak dua kelurahan dan satu desa di Kecamatan Klaten Utara masuk dalam proyek pembangunan jalan tol Solo-Jogja.

Untuk jumlah luas lahan di Kecamatan Klaten Utara yang terdampak masih belum pasti karena belum diukur.

"Kecamatan Klaten Utara yang masuk dalam proyek jalan tol Solo-Jogja ada dua kelurahan dan 1 desa dengan luasnnya masih belum bisa pastikan," kata Camat Klaten Utara, Widiyatno kepada TribunSolo.com, Minggu (23/8/2020).

Lebih lanjut, Widi mengatakan kedua kelurahan dan 1 desa yang masuk dalam proyek jalan tol Solo-Jogja adalah Kelurahan Gergunung, Kelurahan Bareng Lor, serta Desa Jebukan.

Diperkirakan wilayah Kecamatan Klaten Utara yang masuk dalam proyek jalan tol  Solo-Jogja mulai dari depan Kantor Kelurahan Gergunung ke barat sampai Desa Jebukan.

Lalu ke timur sampai jalan sebelah selatan GOR.

2 Desa di Delanggu Masuk Proyek Tol Solo-Jogja: Tanah Kas Desa, Sawah & Saluran Air Bakal Terdampak

4 Desa di Kecamatan Manisrenggo Masuk Proyek Tol Solo-Jogja, 181 Ribu Meter Persegi Tanah Terdampak

Banyak Benda Cagar Budaya Kena Gusur Tol Solo-Jogja, BPCB Jateng : Kami Masih Mendatanya

Widi mengatakan wilayahnya direncanakan akan dijadikan bagian dari exit tol.

"Untuk jumlah total luasan wilayah Kecamatan Klaten Utara, masih menunggu hasil pengukuran ke depan," kata Widi. 

Terpisah, Suleksi, Lurah Bareng Lor mengatakan wilayah kelurahannya yang masuk dalam proyek jalan tol Solo-Jogja ada sekitar 32 rumah.

Untuk 32 rumah yang masuk dalam proyek Kementerian PUPR RI ini sudah dilakukan sosialisasi dan konsultasi publik, Kamis (6/8/2020) lalu.

"Untuk wilayah Kelurahan Bareng Lor, ada sekira 32 rumah yang masuk dalam proyek ini, dan mereka sudah dilakukan sosialisasi dan konsultasi publik oleh pemerintah pusat, 6 Agustus kemarin," urai Leksi. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved