Breaking News:

Satu Keluarga Tewas di Baki

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sempat Buang Barang Bukti, Mobil Korban Dijual Rp 81 Juta

"Paginya, ia (pelaku) membuang bajunya di dekat jembatan Kopassus, sementara pisaunya dibuang di kawasan Banyudono, Boyolali,"

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
ISTIMEWA
Pelaku HT yang diamankan pihak kepolisian di Mapolres Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - HT (41), pelaku pembunuhan satu keluarga Suranto warga Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo sempat menghilangkan barang bukti. 

Kuasa hukum keluarga Suranto, Muhammad Kurniawan mengatakan setelah pelaku melakukan aksi pembunuhan terhadap Suranto (43), istrinya Sri Handayani (36), dan kedua anak mereka berinisial RRI (10), serta DAH (6), pelaku sempat membersihkan dirinya. 

"Pelaku membunuh korbannya dengan cara ditusuk berkali-kali,” kata Kurniawan saat ditemui di Mapolres Sukoharjo, Senin (24/8/2020).

"Setelah itu, dia sempat membersihkan dirinya, dan pakaiannya," imbuhnya. 

Pelaku kemudian mengambil mobil korban jenis Toyota Avanza berplat nomor polisi AD 9125 XT, beserta surat kendaraannya. 

Kurniawan mengatakan, pelaku ini sempat membuang pakaiannya di kawasan Pucangan, Kartasura, Sukoharjo. 

"Paginya, ia (pelaku) membuang bajunya di dekat jembatan Kopassus," ucapnya. 

Pembunuhan di Baki Sukoharjo : Tersangka Lebih Dulu Tikam Istri Korban Pakai Pisau Dapur

Kesaksian Kenalan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sukoharjo : Kita Kaget, Orangnya Baik

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Duwet Baki, Pengacara Sebut Pelaku Lebih dari Satu Orang

"Sementara pisaunya dibuang di kawasan Banyudono, Boyolali," jelasnya. 

Sementara mobil korban di jual kepada seseorang di Kartasura. 

"Kenapa dia bisa menjual mobil tersebut, karena pelaku juga mengambil dompet, KTP, STNK, dan BPKB," ucapnya. 

"Mobil itu dijual dengan harga sekitar Rp 81 juta," imbuhnya. 

Dia menambahkan, pihak kepolisian telah menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana, dan pencurian dengan kekerasan. 

"Kalau dari keluarga berharap pelaku bisa dihukum mati," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved