Pemerintah dan Regulator Berkomitmen Menjaga Bukopin Beserta Dana Nasabah

Bank Bukopin sebagai Bank Buku 3 akan memiliki efek sistemik yang bila terjadi kesulitan, akan berdampak pada stabilitas perekonomian nasional.

Editor: Hanang Yuwono
DOK. BUKOPIN
Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Bank Bukopin 

TRIBUNSOLO.COM -- Bank Bukopin baru saja selesai melaksanakan “hajatan besar” berupa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.

“Seluruh rangkaian aksi korporasi ini tidak lain adalah upaya untuk menjaga kepercayaan nasabah. Sebagai institusi jasa keuangan, menjaga kepercayaan nasabah, agar selalu merasa tenang karena dana yang tersimpan, aman, adalah kewajiban kami," kata Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Bank Bukopin, dalam rilis yang diterima TribunSolo.com, Kamis (27/8/2020).

Lebih jauh, pada kesempatan lain Rivan menjelaskan bahwa aksi korporasi yang dilakukan sudah tidak lagi semata-mata menjaga kepercayaan dan dana nasabah, tetapi juga membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Jokowi Hari Ini Akan Luncurkan Program Subsidi Gaji untuk Karyawan, Pastikan Rekening Aktif

Menurut Rivan, posisi Bank Bukopin sebagai Bank Buku 3 akan memiliki efek sistemik yang bila terjadi kesulitan, akan berdampak pada stabilitas perekonomian nasional.

“Maka dari itu, segala upaya kami lakukan untuk menjaga kestabilan tersebut,” terang Rivan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT. KAI.

Penerapan kebijakan dari pemerintah baik dalam bentuk undang-undang serta dukungan regulator (POJK) adalah dukungan yang sangat serius dan sangat tepat dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Dukungan negara Republik Indonesia, dalam hal ini tidak hanya sebagai pemegang saham, tetapi sebagai pemerintah, diakui sangat kuat.

Pemerintah senantiasa mengikuti perkembangan yang terjadi dan selalu mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Bank Bukopin, regulator dan pemegang saham.

Melalui koordinasi dengan regulator industri perbankan yaitu OJK, pemerintah terus mendampingi dan memberikan masukan yang sangat membantu bagi perbaikan posisi Bank Bukopin, termasuk saat menunjuk Bank BRI sebagai technical assistance di Bank Bukopin.

Selepas Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rivan menekankan bahwa apa yang dicapai ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah serta pihak-pihak yang memang berfokus pada pemulihan ekonomi nasional.

“Maka dari itu, saya pribadi maupun mewakili Bank Bukopin mengucapakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya pada pihak-pihak yang selama ini selalu membantu Bank Bukopin, baik kepada para pemegang saham, Kookmin, Bosowa, Negara RI serta pemegang saham lainnya, serta khusunya kepada pemerintah dan regulator yang telah memberikan pendampingan dan arahan yang luar biasa hingga kami sampai pada posisi sekarang. Kepercayaan dan dukungan ini tentu menjadi penambah semangat kami untuk berkarya dengan lebih baik lagi ke depannya secara berkualitas dan berkesinambungan,” tutup Rivan.

Sebelumnya, sempat diterpa beberapa isu yang dinilai meresahkan masyarakat, nyatanya Bank Bukopin tetap berjuang dan dapat kembali melangkah dengan pasti menghadapi tantangan.

Isu yang nyatanya dialami oleh perbankan di Indonesia, tidak dipungkiri telah berdampak luar biasa bagi aktivitas perbankan.

Dengan segala kemampuannya Bank Bukopin melakukan serangkaian aksi korporasi serta program pemasaran yang dilakukan untuk menunjukan dan menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved