Terkuak, Pembunuh Staf KPU Yahukimo Merupakan Pecatan TNI karena Terlilit Kasus Jual Amunisi ke KKB

Paulus sebelumnya menyebut pelaku pembunuhan Hendry merupakan seorang pecatan TNI yang pernah terlibat kasus penjualan amunisi.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi mayat 

TRIBUNSOLO.COM - Pembunuh staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski akhirnya terkuak yakni seorang bekas prajurit TNI yang dipecat karena terlilit kasus menjual amunisi.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengungkap identitas pembunuh staf KPU Yahukimo, Hendry Jovinski, di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 11 Agustus 2020.

Paulus sebelumnya menyebut pelaku pembunuhan Hendry merupakan seorang pecatan TNI yang pernah terlibat kasus penjualan amunisi.

Pembunuh tersebut dipecat dari kesatuan karena menjual amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Untuk tersangka sementara belum tertangkap. Namun, sudah ada indikasi kuat terhadap pelaku yang atas nama Ananias Yalak alias Senat Soll. Ciri-ciri pelaku didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi berinisial KM." ujar Paulus melalui rilis, Jumat (28/8/2020).

PDIP-Golkar Bersatu di Pilkada Klaten 2020, Dukungan ke Sri Mulyani-Yoga Paling Gemuk 26 Kursi DPRD

Cara Mengurangi Nafsu Makan Berlebihan: Minum Air Putih Sebelum Makan hingga Makan Perlahan

Dari keterangan KM, tersangka saat itu bercelana loreng dan berambut gimbal.

Tersangka juga telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Yahukimo.

Paulus mengatakan, setelah kasus tewasnya Hendry, ada dua kasus pembunuhan lainnya di sekitar lokasi tersebut.

Kasus kedua terjadi pada 20 Agustus 2020 bertempat di Jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabpupaten Yahukimo dengan korban Muhammad Thoyib (39) yang merupakan tukang meubel.

Sedangkan kasus ketiga terjadi pada 26 Agustus, yang bertempat di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung, Distrik Dekai dengan korban Yauzan Alias Ocang (34), seorang tukang antar batako.

Dugaan sementara kasus kedua dan ketiga dilakukan untuk menyamarkan kasus pertama

Sementara Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen Bambang Trisnohadi mengatakan, mengakui bahwa Anasias Yalak merupakan pecatan TNI yang kini telah menjadi masyarakat sipil.

Mendaftar di KPU Solo pada September Mendatang, Bajo Berencana Naik Kuda dari Penumping

PDIP Anulir Sri Mulyani-Aris Prabowo, Ganti Sri Mulyani-Yoga Hardaya, Puan Maharani : Merdeka!

Ia menegaskan TNI akan membantu kepolisian untuk menangkap tersangka.

"Memang tersangka utama merupakan pecatan anggota TNI atas kasus penjualan amunisi, dan yang bersangkutan telah diproses secara hukum dan dipecat," kata dia.

"Kami dalam hal ini TNI mendukung Polri dalam mengungkap kasus ini. Karena atas kasus ini mengganggu kondusifitas masyarakat Yahukimo. Kami jajaran TNI yang ada di Yahukimo siap membantu Polri," ucap Bambang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Identitas Mantan Prajurit TNI Pembunuh Staf KPU Yahukimo

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved