Breaking News:

Solo KLB Corona

Riwayat Sakit Kepala Madrasah di Solo yang Meninggal Akibat Covid-19 : Punya Flek Paru & Diabetes

Kepala MTsN 2 Kota Solo BHI menghembuskan napas terakhirnya pasca berjuang melawan paparan Covid-19, Sabtu (29/8/2020).

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala MTsN 2 Kota Solo BHI menghembuskan napas terakhirnya pasca berjuang melawan paparan Covid-19, Sabtu (29/8/2020).

Pasien tersebut sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit rujukan Kota Solo.

Sebelum dirawat, pasien diketahui sempat menerima tamu dari luar Kota Solo pada Jumat (14/8/2020).

Wakil Kepala Humas MTsN 2 Kota Solo, Muhammad Islam menyampaikan pasien sempat merasalan gejala deman dan batu sehari setelahnya.

Kepala Madrasah di Solo Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Istri Ikut Tertular, Tapi 2 Anak Negatif

BREAKING NEWS : Meroket Lagi, Sehari 46 Orang Positif dan Seorang Meninggal karena Corona di Klaten

"Beliau sakit pada tanggal 15 Agustus, ada gejala batuk dan demam kemudian pasien istirahat mandiri," terang Islam, Senin (31/8/2020).

Pasien pun tidak bisa mengikuti upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-75 pada Senin (17/8/2020) karenanya.

"Tanggal 19 Agustus, pasien mengalami gejala sesak napas lalu dibawa ke rumah sakit dan masuk ruang isolasi," kata Islam.

Selama perawatan, pasien terus mengalami perkembangan yang bagus sebelum akhirnya mengalami gejala sesak napas Sabtu (29/8/2020).

"Hari Sabtu beliau sesak napas pukul 11.00 WIB kemudian dipasang ventilator namun tidak tertolong dan meninggal pukul 14.15 WIB," terang Islam.

Viral Juara MotoGP Styria 2020 Miguel Oliveira Bakal Nikahi Adik Tirinya, Ternyata 11 Tahun Pacaran

Resmi Ditinggalkan Budi Kurnia, Kini Posisi Pelatih Fisik Persis Solo Kosong Belum Ada Penggantinya

Pemulasaraan jenazah pasien dilakukan di sebuah pemakaman daerah Purwodadi, Jawa Tengah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Cabang Kota Solo, Rosyid Ali Safitri mengungkapkan pasien memiliki riwayat penyakit penyerta.

"Katanya paru-paru basah, asma, sama diabetes militus," ungkap Rosyid. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved