Breaking News:

Pilkada Wonogiri 2020

Joko Sutopo-Setyo Sukarno Kenakan Batik Khas Tirtomoyo saat Mendaftar ke KPU Wonogiri, Ini Maknanya

Secara kasat mata, batik bledak dari Tirtomoyo Wonogiri itu bercorak gabungan. Ada motif burung, tanah atau bumi, dan daun.

Penulis: Agil Tri | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Agil Tri
Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri yang diusung PDI Perjuangan, Joko Sutopo - Setyo Sukarno (Josss) mendaftar ke KPU Wonogiri, Jumat (9/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri yang diusung PDI Perjuangan, Joko Sutopo - Setyo Sukarno (Josss), kompak mengenakan busana senada saat mendaftar ke KPU Wonogiri, Jumat (9/4/2020).

Bakal Paslon Josss ini sama-sama mengenakan batik dengan motif yang sama, dilengkapi terusan celana panjang hitam, sepatu pantofel pantofel, serta peci hitam.

Baju Lurik yang Dikenakan Gibran-Teguh saat Mendaftar Bukan Khas Solo, Ini Maknanya

Didampingi 15 Petinggi Parpol Pengusung, Petahana Pilkada Wonogiri Daftar ke KPU, Ada Berkas Kurang

Yang menarik, baju batik yang dikenakan Josss merupakan produk asli Kabupaten Wonogiri.

Secara kasat mata, batik bledak dari Tirtomoyo Wonogiri itu bercorak gabungan.

Ada motif burung, tanah atau bumi, dan daun.

Menurut bakal Cabup Wonogiri, Joko Sutopo, busana yang mereka kenakan memiliki filosofi tersendiri.

Terlebih pada corak yang terkandung pada batik tersebut.

Termasuk warnanya beragam, ada merah hati, kuning, hijau, biru, coklat. Namun warna dominannya merah hati.

"Warna merah hati menandakan hati artinya kita sudah sehati, dan berangkat dari hati," terang Joko.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved