Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Tak Gentar Kalah Jumlah Kursi, Joswi Sebut Pilkada Sukoharjo 2020 Pertarungan Figur

Joko Paloma mengatakan, pengalamannya sebagai anggota DPRD Sukoharjo membuatnya mengetahui komposisi di Dewan.

Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Agil Tri
Joswi saat melakukan orasi di Depan Kantor KPU Sukoharjo, Minggu (6/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tahapan pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Paslon) untuk Pilkada Sukoharjo 2020 telah ditutup.

Dua bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo telah mendaftar ke KPU Sukoharjo.

Dari kedua bakal Paslon tersebut, Paslon Etik Suryani - Agus Santosa (EA) memiliki modal lebih besar.

365 Hektare Lahan Hijau di Klaten Terdampak Tol Solo - Jogja, Pemkab Klaim Ketahanan Pangan Aman 

Diluar Perkiraan, Ribuan Simpatisan Antar Joswi Daftar ke KPU, Joko Paloma: Mereka Ingin Perubahan

EA diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Demokrat dengan modal 27 kursi.

Sedangkan penantangnya, Paslon Joko Santosa (Paloma) - Wiwaha Aji Santosa (Joswi) hanya memiliki modal 18 kursi.

Meski didukung oleh 10 Parpol, namun hanya Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PKB yang memiliki kursi.

Sementara Partai Berkarya, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) merupakan Parpol non parlemen.

Menanggapi hal itu, Bakal Cabup Sukoharjo Joko Paloma mengatakan, Pilkada bukan pertarungan kursi.

"Pilkada itu pertarungan antar figur, bukan petarungan jumlah kursinya," katanya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved