Breaking News:

Pembunuh Jamal Khashoggi Batal Dihukum Mati, Turki Pertanyakan Kredibilitas Hukum di Arab Saudi

Lima dari terpidana dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan tiga lainnya dipenjara 7-10 tahun.

(via Sky News)
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. 

TRIBUNSOLO.COM -- Kasus pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi menemui babak baru.

Putusan pengadilan Arab Saudi membatalkan hukuman mati bagi lima pembunuh jurnalis Jamal Khashoggi, demikian yang dilaporkan Turki pada Senin (7/9/2020). 

Hasil ini dianggap tidak memenuhi harapan dunia yang ingin pelaku dihukum mati.

Kenalan Via FB, Remaja Ini Jual Kekasihnya yang Masih 17 Tahun ke Hidung Belang Seharga Rp 300 Ribu

Mengenal Pasangan Bagyo - FX Supardjo, Penjahit dan Ketua RW yang Didukung Yayasan Surya Nuswantara

Khashoggi (59) yang merupakan kritikus Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS), dicekik dan dimutilasi oleh sekelompok orang Arab Saudi yang terdiri dari 15 orang, menurut para pejabat Turki.

Hingga kini jenazahnya belum ditemukan.

"Putusan final yang dikeluarkan pengadilan Saudi hari ini mengenai eksekusi jurnalis Jamal Khashoggi di dalam Konsulat Kerajaan di Istanbul tidak memenuhi harapan Turki dan masyarakat internasional," tulis Fahrettin Altun direktur komunikasi kepresidenan Turki, di Twitter.

Total 8 terdakwa yang tidak disebut namanya dijatuhi hukuman penjara 7-20 tahun.

"Lima dari terpidana dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan tiga lainnya dipenjara 7-10 tahun," kata media pemerintah Saudi Press Agency (SPA) mengutip juru bicara jaksa penuntut umum.

Diberitakan AFP, putusan itu dikeluarkan setelah putra Khashoggi "mengampuni" para pembunuh ayahnya pada Mei, yang membuka jalan bagi hukuman lebih ringan.

"Kami masih belum tahu apa yang terjadi dengan jasad Khashoggi, siapa yang ingin dia mati atau apakah ada kolaborator lokal - yang menimbulkan keraguan atas kredibilitas proses hukum di KSA (Kerajaan Arab Saudi)," kicau Altun dalam utasnya di Twitter.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved