Breaking News:

Heran Dirinya Diborgol bak Teroris, Jerinx SID: yang Nilep Uang Rakyat Boleh Penangguhan

Dalam sidang perdana yang digelar secara online di Denpasar, Bali, Jerinx dan kuasa hukumnya diketahui melakukan walk out dari ruang sidang.

Editor: Hanang Yuwono
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Drummer grup band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx, saat digiring ke ruang pemeriksaan lantai tiga Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (27/8/2020). 

TRIBUNSOLO.COM -- I Gede Ari Astina alias Jerinx drummer grup band Superman Is Dead kini tengah menjalani masa tahanan.

Namun, dirinya merasa diperlakukan tidak adil dalam perkara hukum yang dijalaninya saat ini.

Ketika keluar dari ruang sidang ia kembali dipaksa mengenakan baju tahanan dan diborgol.

Ariel NOAH Ternyata Pernah Satu Band dengan Qibil The Changcuters, Nama Bandnya Cholesterol

Tepergok Hendak Perkosa Janda Muda oleh Warga, Pria Ini Buru-buru Kabur hingga Lupa Pakai Celana

Belum lagi, permohonan penangguhan penahanan yang diajukan melalui kuasa hukumnya juga ditolak oleh kepolisian.

Hal itu dianggap berbeda dengan penanganan kasus korupsi.

Dimana tersangkanya justru sering dikabulkan saat mengajukan penangguhan.

"Nilep uang rakyat boleh penangguhan, beda pendapat harus diborgol seperti teroris," ujar pentolan Grup Band Superman Is Dead (SID), Kamis (10/9/2020).

Walk out persidangan

Dalam sidang perdana yang digelar secara online di Denpasar, Bali, pada Kamis itu Jerinx dan kuasa hukumnya diketahui melakukan walk out dari ruang sidang.

Alasannya, karena audio yang digunakan untuk persidangan dianggap tidak terdengar secara jelas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved