Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Fenomena Balapan Lari di Jalan Raya Sukoharjo saat Tengah Malam, Satlantas : Kan Bisa di Lapangan?

Ironisnya, balapan lari yang dilakukan oleh sejumlah pemuda itu dilakukan di jalur kendaraan, Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Balap lari di Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Fenomena balapan lari yang akhir-akhir ini viral terjadi di sejumlah daerah juga tampak terlihat di Kabupaten Sukoharjo.

Ironisnya, balapan lari yang dilakukan oleh sejumlah pemuda itu dilakukan di jalur kendaraan, Jalan Raya Sukoharjo-Wonogiri.

Hal ini tentu saja dapat membahayakan orang yang melakukan balapan lari itu sendiri, dan pengendara kendaraan yang melintas.

Gegara Bakar Sampah, Pabrik Daur Ulang Plastik di Sukoharjo Terbakar, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Sederet Makanan Penambah Berat Badan Secara Alami, Mulai Alpukat hingga Roti Gandum

Menanggapi hal tersebut, Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Marwanto menyarankan agar balapan lari itu dilakukan di tempat yang aman dan semestinya.

"Balapan lari itu kan bisa dilakukan di Alun-alun misalnya, atau di lapangan," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (14/9/2020).

Sebab, jika dilakukan di jalan raya, sangat berbahaya, karena banyak lalu lalang kendaraan yang melintas.

AKP Marwanto memahami jika aksi yang dilakukan tersebut hanya untuk hiburan semata.

Namun, harus hal tersebut bisa membahayakan jiwa mengingat tengah malam masih banyak kendaraan melintas.

"Itu kan jalan umum, tidak ada yang mengamankan jalan, kalau terjadi apa-apa gimana? Itu kan rawan sekali," ucapnya.

Dia mengatakan, jika menemukan kegiatan tersebut, pihaknya akan melakukan edukasi ke masyarakat.

Di Tengah Merebaknya Corona di Klaten, Tingkat Kesembuhan Juga Meningkat, Kini Ada 37 Pasien Sembuh

Sah! Tak Ada yang Berani Lawan Petahana, Calon di Pilkada Boyolali & Sragen Hanya Lawan Kotak Kosong

Sebab, hal yang dilakukan tersebut sangat berbahaya, dan tidak menjadi contoh bagi orang lain.

"Mereka mungkin hanya mencari sensasi saja, menghibur diri di tengah pandemi," ucapnya.

"Ya, nanti kita imbau, dan kita peringatkan," jelasnya.

"Mereka termasuk pengguna jalan, meski pejalan kaki," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved