Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

Masalah Netralitas ASN di Pilkada Klaten, Balon Arif Budiyono : Bukan Jadi Corong Salah Satu Paslon

"Seorang ASN harus memahami posisi mereka, yaitu sebagai abdi masyarkat secara keseluruhan bukan menjadi corong atau memihak salah satu paslon,"

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penyerahan berkas dari Bapaslon ABY-HJT kepada Ketua KPU Klaten Kartika Sari Handayani, Minggu (6/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Aparatur sipil negara (ASN) diharapkan bisa menjaga netralitasnya dalam Pilkada 2020, termasuk di Kabupaten Klaten.

Terlebih, bakal calon bupati petahana, Sri Mulyani turut berkontestasi dalam Pilkada Klaten 2020.

Harapan itu disampaikan Bakal Calon Bupati Klaten, Arif Budiyono (ABY).

"Kami meminta seluruh ASN di Kabupaten Klaten, untuk bersikap netral dalam Pilkada Klaten nanti," ungkap ABY kepada TribunSolo.com, Selasa (15/9/2020).

"Seorang ASN harus memahami posisi mereka, yaitu sebagai abdi masyarkat secara keseluruhan bukan menjadi corong atau memihak salah satu paslon," ujar ABY.

Selain itu, ABY mengatakan para ASN tersebut harus berani menegakkan kebenaran.

Menurutnya, ASN jangan bersikap tidak netral, bahkan menjadi centeng (penjaga) yang mengintimidasi kepada masyarakat dengan beragam cara.

ABY Klaim Sudah Lengkapi Berkasnya ke KPU, Kini Targetkan Menang 55 Persen Lebih Lawan Sri dan One

Tak Lampirkan Legalisir Ijazah & SPT Pajak,KPU Kembalikan Berkas Petahana Sri Mulyani-Yoga & ABY-HJT

"ASN harusnya Bernai menegakan kebenaran, harus bersikap netral dan tidak menjadi centeng-centeng yang mengintimidasi masyarakat," kata dia. 

"Jika itu terjadi, tatanan demokrasi hancur dan mereka menjadi bagian dari penghianat demokrasi dan rakyatnya sendiri," tambahnya. 

Oleh karena itu, ABY meminta kepada seluruh jajaran ASN di Kabupaten Klaten untuk menjaga profesionalisme, dengan tidak berpihak alias bersikap netral.

Ia menambahkan sebagai seorang ASN juga tidak menjadi Centeng-centeng dari salah satu Paslon.

"Oleh karena itu sekali lagi saya memohon kepada seluruh jajaran ASN dari lingkup bawah hingga Kabupaten, marilah bekerja secara profesional tidak memihak sana sini," ucap ABY. 

"Selain itu, kami meminta ASN tidak menjadi centeng-centeng salah satu paslon, toh nanti siapa pun pemimpinnya mereka tetap dapat bekerja dengan baik, tentu publik atau masyarakat akan melihat," tandasnya. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved