Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Diduga Akibat Suhu Tungku Terlalu Panas, Pabrik Briket di Klaten Terbakar, Kerugian Jutaan Rupiah

Tri Hambodo harus merelakan ruang produksi briket miliknya ludes dilalap jago merah.

TribunSolo.com/Istimewa
Pemadam Kebakaran sedang memadamkan Pabrik Briket di RT 04, RW 02, Dukuh Jetis Ampel, Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten yang terbakar 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Tri Hambodo, warga RT 04 RW 02, Dukuh Jetis Ampel, Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten harus merelakan ruang produksi briket miliknya ludes dilapap jago merah.

Suhu tungku yang terlalu panas diduga menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Kasi Damkar Satpol PP Kabupaten Klaten, Sumino menyampaikan kejadian itu terjadi, Selasa (15/9/2020) pukul 19.00 WIB.

"Kemarin pukul 19.00 WIB, kami mendapat laporan kebakaran di Pabrik Briket milik bapak Tri Hambodo, di RT 04, RW 02, Dukuh Jetis Ampel Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Klaten,"kata Sumino kepada TribunSolo.com, Rabu (16/9/2020).

Luas area terbakar kurang lebih 5 x 7 m persegi, sedangkan luas pabrik keseluruhan kira-kira 15 x 80 m persegi.

Selain itu, Sumino mengatakan objek yang terbakar adalah ruang bagian produksi briket yang mengancam semua bangunan pabrik.

Rumah di Area Pasar Depok Solo Ludes Dilahap Jago Merah, Penyebab Kebakaran Masih Buram

Soal Kebakaran di Kejagung, Mahfud MD Akui Sempat Curiga: Jangan-jangan Ada yang Sengaja?

Pembangunan Kembali Gedung Kejaksaan Agung Pasca Kebakaran Diprediksi Telan Anggaran Rp 161 Miliar

"Diduga tungku pembakaran suhu terlalu panas, sehingga timbul kebakaran tersebut," kata Sumino.

Sumino menuturkan dalam memadamkan api tersebut, pihaknya mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar).

Proses penanganan mulai pukul 19.25 WIB sampai dengan 21.30 WIB.

"2 unit mobil damkar sudah kami terjunkan dan butuh waktu sekitar 1 jam 55 menit untuk penanganannya," tutur Sumino.

Sumino menyampaikan tidak ada korban jiwa terluka maupun meninggal dalam kebakaran ini.

Meskipun demikian, kerugiannya diperkirakan sekitar belasan juta rupiah.

"Tak ada korban jiwa, namun kerugiannya dari perbaikan alat dan mesin, sekitar belasan juga rupiah," ucap Sumino. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved