Breaking News:

Info Kesehatan

Penderita Obesitas Rentan Tertular Covid-19 dan Alami Komplikasi Parah, Begini Saran Ahli

Infeksi COVID-19 juga memicu pelepasan sitokin. Mengalami obesitas sekaligus Covid-19 bisa memicu jumlah sitokin berlebih dalam tubuh, yang disebut "

nito100
Ilustrasi obesitas, kegemukan, mengukur lingkar pinggang 

Pasien yang kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami pembekuan darah, suatu kondisi yang juga dikaitkan dengan COVID-19.

Hal ini terjadi karena infeksi virus corona bisa merusak endotelium atau lapisan sel pembuluh darah yang bisa meningkatkan risiko kematian.

5. Sistem paru yang rusak

Obesitas juga bisa mempengaruhi mekanisme dinding dada dan diafragma.

Kondisi ini bisa membuat pasien lebih rentan terhadap berbagai gangguan pernapasan lain seperti sleep apnea, asma, dan sindrom hipoventilasi obesitas.

Hal tersebut bisa semakin parah jika tubuh terinfeksi virus corona karena virus ini juga mempengaruhi sitem pernapasan.

Dianggap Limbah, Ini 5 Manfaat Luar Biasa Air Buangan AC yang Tak Banyak Orang Tahu

4 Tanda Kamu Terjebak dalam Persahabatan yang Tidak Sehat (Toxic Friendship): Sering Dimanfaatkan

Pedoman Kesehatan

Tindakan pencegahan adalah hal mutlak dilakukan untuk orng dengan obesitas.

Selain melakukan physical distancing dan memakai masker, orang dengan obesitas juga harus melakukan program penurunan berat badan.

Menurut ahli penyakit dalam dari Cleveland Clinic, Ali Aminian, menurunkan berat badan adalah cara terbaik untuk menurunkan risiko tertular atau komplikasi akibat Covid-19.

Meskipun belum diketahui cara paling efektif untuk menurunkan risiko Covid-19, Aminian mengatakan pasien dengan obesitas lebih sehat setelah berhasil menurunkan sebagian berat badannya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved