Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Sambut Liga 3 Seusai 10 Tahun Vakum Ikut Kompetisi, Bagini yang Akan Dilakukan Persika Karanganyar

Persiapan matang dilakukan Persika Karanganyar untuk memulai gelaran kompetisi Liga 3 nanti.

TribunSolo.com/Istimewa
Lunching tim, logo dan jersey Persika Karanganyar yang dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (22/9/2020) malam. 

"Kalau formasi kita pakai sesuai kebutuhan," ungkapnya.

"Mau pakai 442 atau 4231 semua tergantung kebutuhan tim, kita akan menyesuaikan," jelas dia. 

Persis Solo Hadapi Liga 2 

Manajemen Persis Solo tetap bersikukuh akan mengumpulkan pemain menunggu kepastian jadwal.

Klub yang bermarkas di Stadion Manahan itu masih kekeh menunggu jadwal liga dari PSSI maupun PT LIB.

"Kami belum berani bergerak kalau kepastian Liga belum diputuskan," kata Manager Persis Solo Hari Purnomo, kepada TribunSolo.com, Jumat (18/9/2020).

Sebelumnya, desakan pengumpulan pemain Persis Solo rupanya tak hanya datang dari kalangan Pasoepati.

Kali ini dokter tim mereka, Iwan Wahyu Utomo pun berkata demikian.

Wajib Diketahui Pemain Persis Solo, Ini Rangkaian Tes Kesehatan Sebelum Memulai Kompetisi Liga 2

Tak Hanya Pasoepati, Dokter Tim Persis Solo Juga Desak Managemen Segera Kumpulkan Pemainnya

"Saya mendesak ke managemen untuk segera diumumkan," tegas Iwan.

Ia pun tak sembarangan mendesak klub yang berjuluk Laskar Samber Nyawa itu.

Alasan kesehatan menjadi pertimbangan mutlak, terlebih kompetisi Liga 2 akan digelar ditengah situasi pandemi covid-19.

"Biar saya tidak kewalahan," kata dia.

"Kalau swabnya mundur mundur, nanti latihannya tidak mulai, Ini kompetisi sudah mendesak sekali," tekan dia.

Selain itu, teknis pelaksanaan swab juga menjadi pertimbangan tersendiri.

Dikhawatirkan, tahapan tes kesehatan akan membuat waktu Persis Solo untuk menggelar latihan terpotong cukup banyak.

"Kita masih cari tempat juga karena rata rata tidak bisa langsung swab, harus menunggu 1-2 hari dulu," aku dia.

"Kalau ditambah menunggu hasilnya bisa sampai 4-5 hari," tambahnya.

"Menurut saya sangat terbuang sia sia," terangnya.

Ia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak managemen Persis Solo.

Jawaban dari managemen sendiri, sambung Iwan membuat dirinya kebingungan lantaran masih kekeuh mengumpulkan pemain setelah jadwal resmi diputuskan.

"Dari managemen menunggu jadwal dari PSSI, sedangkan dari PSSI jadwal masih 1-2 hari lagi," paparnya.

"Makanya ini saya bingung juga," pungkasnya.

Tiba di Solo dari Kampungnya, Seluruh Punggawa Persis Solo Jalani Swab Test, Tak Hanya Rapid Test

Liga 2 di Depan Mata, Persis Solo Belum Juga Mengumpulkan Para Pemainnya yang Libur karena Corona

 Wajib Swab Test

Kasta kompetisi Liga 2 tahun ini akan digelar ditengah pandemi Covid-19.

Serangkaian test kesehatan pun digalakkan betul mengingat PSSI tak ingin memunculkan klaster baru dalam sepakbola.

Sebelum dimulai kompetisi misalnya, pemain akan menjalani swab test dan karantina selama hasil swab belum keluar.

"Sebelum pemain kumpul latihan, kita harus tahu pemain itu sehat atau tidak," kata Dokter Tim Persis Solo Iwan Wahyu Utomo kepada TriibunSolo.com, Kamis (17/9/2020).

Tak Hanya Pasoepati, Dokter Tim Persis Solo Juga Desak Managemen Segera Kumpulkan Pemainnya

Tiba di Solo dari Kampungnya, Seluruh Punggawa Persis Solo Jalani Swab Test, Tak Hanya Rapid Test

"Nanti saat datang pemain dikumpulkan di mess lantai atas dulu, lalu kita swab setelah hasilnya keluar dan sehat baru dikumpulkan di lantai satu," tambahnya.

Tak hanya sekali itu saja, Iwan menambahkan jika swab akan dilakukan lagi sebelum punggawa Persis Solo berangkat ke Cilacap.

Iwan sendiri merekomendasikan bagi managemen untuk melakukan swab test selama 2 minggu sekali ditambah 1 kali rapid test.

"Tapi saya kembalikan ke managemen, karena biaya sebelum swab masih ditanggung klub," aku dia.

"Sebenarnya 1 kali swab dan seminggu sekali rapid juga tidak masalah, tapi lebih amannya seperti itu," ujarnya.

Beberapa hari sebelum terbang ke Cilacap, punggawa Persis Solo juga akan di swab lagi.

"Betul, sebelum berangkat di swab dulu, nanti ketahuan siapa yang bisa berangkat," paparnya.

"Kalau tidak sehat dikarantina 10 hari," pungkasnya.

Saat sampai di Cilacap, para pemain juga akan ditodong untuk menjalani swab lanjutan.

Nantinya, pemain akan menjalani swab test 2 minggu sekali dan rapid test selama seminggu sekali saat kompetisi resmi dimulai 17 Oktober nanti.

Mulai pada tanggal tersebut, PSSI sendiri yang akan menanggung biaya test kesehatan tersebut.

Selain itu, tambahan asupan vitamin pun diberikan agar pemain tak mengalami kelelahan lantaran menjalani pertandingan yang padat.

"Alat latihan juga rutin di screening," tutup Iwan.

Tekor Akibat Pandemi Covid-19, Apindo Solo Prediksi Kenaikan UMK 2021 Tidak Akan Terjadi

Penentuan UMK 2021 di Tengah Pandemi, Pengamat UNS : Pengusaha & Pekerja Harus Cari Win-win Solution

 Pemain Jalani Swab Test Sesampai di Solo

 Pemain Persis Solo akan menjalani swab test saat sampai di Kota Bengawan nanti.

Kabar tersebut menepis isu sebelumnya yang hanya menggunakan rapid test sebagai syarat sebelum dimulainya kompetisi.

Dokter tim Persis Solo, Iwan Wahyu Utomo mengkonfirmasi hal tersebut pada TribunSolo.com Kamis (17/9/2020).

"Nanti semuanya akan kita swab, kompetisi dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat," kata dia.

"Jangan sampai ada klaster baru, klaster sepakbola," tegasnya.

Liga 2 di Depan Mata, Persis Solo Belum Juga Mengumpulkan Para Pemainnya yang Libur karena Corona

Masih Ada Slot 3 Pemain, Persis Solo Pikir-pikir Cari Pemain Tambahan Demi Menyongsong Liga 2

Kendati demikian, ia masih menimbang nimbang teknis pelaksanaan swab tersebut.

Mengingat hasil swab diketahui paling cepat 2 hari.

"Misalkan messnya di Malioboro Hotel, apakah nanti sebelum swab ditempatkan di lantai atas, lalu setelah hasilnya diketahui di lantai bawah?," katanya.

"Karena secara teori tempat setelah dan sebelum swab berbeda," imbuhnya.

"Nanti bisa menyesuaikan," tegasnya.

Lanjut Iwan, selama kompetisi digulirkan pemain akan rutin menjalani serangkaian rapid test maupun swab test.

"Swab 2 minggu sekali," ujarnya.

"Kalau rapid test seminggu sekali," tandasnya.

Diundang PSSI, Persis Solo Kirim Dokter ke Jakarta, Manager Ungkap Terkait Nasib Kompetisi Liga 2

Pilih Abstain, PKS Siapkan Pendekatan Budaya di Pilkada Solo 2020, Bakal Gelar Wayangan hingga Lomba

Gelaran kompetisi Liga 2 sendiri diwacakan dimulai 17 Oktober 2020 nanti.

Meski tepat sebeluk kick off dimulai, hingga saat ini PSSI maupun PT LIB masih urung mengeluarkan jadwal sekaligus surat ijin dari Gugus Tugas Covid-19. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved