Breaking News:

Tribute to Jakob Oetama, Bentara Budaya Solo Gelar Pameran Virtual '#Arah Langkah', Mulai Hari Ini

Roni menuturkan itu juga sejalan dengan semangat PK Ojong yang memberikan perhatian pada karya seni dan perajin tradisional.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ilham Oktafian
TRIBUN/DANY PERMANA
Pendiri Kompas-Gramedia Jakob Oetama menghadiri Syukuran KG 2015 di Gedung Kompas-Gramedia, Palmerah, Jakarta, Kamis (22/1/2015). Dalam Syukuran KG tahun ini digelar pasar rakyat dan hiburan musik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pameran virtual lukisan koleksi Bentara Budaya bakal diselenggarakan Sabtu (26/9/2020) pukul 19.00 WIB.

Pameran yang bertajuk '#Arah Langkah Tribute to Jakob Oetama' bakal ditayangkan secara online di kanal youtube Bentara Budaya.

Pameran virtual bakal diresmikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hilman Farid.

Selain itu, Kurator, GP Sindhunata dan Corporate Communication Kompas Gramedia, Rusdi Amral juga akan memberikan sambutan.

Kepala Penanggung Jawab Balai Soedjatmoko Solo, Roni mengatakan pameran virtual sebagai bentuk penghadiran dan perayaan sebuah karya seni.

"Selain sebagai ruang publik yang terbuka di mana segenap ekspresi kesenian dapat dihadirkan serta dirayakan," kata Roni, Jumat (25/9/2020).

"Bentara Budaya yang didirikan oleh Bapak Jakob Oetama juga mewadahi berbagai karya cipta, seperti gerabah/tembikar, wayang, patung kayu di samping pula lukisan dari para seniman modern Indonesia," tambahnya.

Kumpulan Kutipan Kata Bijak Inspiratif dari Jakob Oetama, Tokoh Pendiri Kompas Gramedia

Kisah Hidup Jakob Oetama, Ingin Jadi Guru Seperti Ayah hingga Perjalanan Bangun Kompas Gramedia

Kumpulan Kutipan Jakob Oetama, Pendiri Kompas Gramedia nan Menginspirasi

Roni menuturkan itu juga sejalan dengan semangat PK Ojong yang memberikan perhatian pada karya seni dan perajin tradisional.

"Koleksi-koleksi Bentara Budaya tersebut sekaligus mencerminkan semangat pendirian lembaga ini," tutur dia.

"Di mana proses pengumpulannya menunjukkan 'pencarian' atas ragam kerajinan rakyat yang masih dianggap terpinggirkan pada masanya sekaligus penghargaan atas capaian para seniman negeri ini," imbuhnya.

Setidaknya ada 67 lukisan modern buah cipta seniman Indonesia bakal disajikan dalam pameran virtual.

"Kini, dalam HUT ke-38 Bentara Budaya, karya-karya lukisan ini diketengahkan kepada publik," ucap Roni. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved