Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kasus Covid-19 Tinggi, Ketua MPR: Pelaksanaan Pilkada 2020 Menempatkan Kita dalam Posisi Dilematis

Pelaksanaan Pilkada 2020 yang terus berjalan di tengah masih mewabahnya virus Corona begitu dilematis.

Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Ilustrai : Petugas membawa kotak suara di kantor KPU Solo, Jalan Kahuripan Utara Nomor 23, Kecamatan Banjarsari, Solo. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA – Pelaksanaan Pilkada 2020 yang terus berjalan di tengah masih mewabahnya virus Corona begitu dilematis.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo.

Sebab, sampai saat ini jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

"(Pelaksanaan pilkada) memang menempatkan kita dalam posisi dilematis," kata Bambang dalam webinar bertajuk 'Pilkada Berkualitas dengan Protokol Kesehatan: Utopia atau Realita', Rabu (30/9/2020).

"Berdasarkan data per 28 Septemeber 2020 jumlah kasus positif tercatat lebih dari 270.000 kasus. Dengan angka kasus kematian di atas 10.000 kasus dan angka kesembuhan 206.000 kasus," lanjut dia.

Sedangkan di sisi lain, pilkada adalah hak konstitusional masyarakat yang harus dipenuhi.

Pilkada, lanjut Bambang, merupakan bagian dari tradisi demokrasi di Indonesia yang sehat.

"Di satu sisi situasi dan kondisi masa pandemi masih menimbulkan kekhawatiran untuk menyelenggarakan pilkada," ujarnya.

Massa Kampanye Pilkada 2020, Ketua DPR Puan Maharani Ingatkan Paslon Tak Memobilisasi Massa

Kampanye Pilkada Klaten Baru Ditabuh, 4 Kades Dipanggil Bawaslu, Diduga Ajak Pilih Paslon Tertentu

Kendati demikian, Politisi Partai Golkar ini yakin bahwa pemerintah akan selalu mempertimbangkan semua masalah terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Baik saran yang mendukung pelaksanaan ataupun yang kontra serta fakta terkait kondisi Covid-19 di lapangan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved