Breaking News:

Kenali Efek Buruk Makan di Tengah Malam Bagi Tubuh, Termasuk Bisa Picu Obesitas hingga GERD

Ahli Gizi Komunitas Dokter Tan Shot Yen menjelaskan terdapat efek buruk yang akan terjadi ketika seseorang makan pada malam hari.

Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa orang banyak yang mengonsumsi makanan di malam hari.

Mengonsumsi makanan di malam hari ini biasanya dikonsumsi untuk menunjang kegiatan yang dilakukan di malam hari, seperti saat mengerjakan skripsi hingga kerja lembur.

Benarkah Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Kopi Karena Sebabkan Bayi Cacat? Simak Penjelasannya

Namun banyak orang yang kurang sadar soal bahaya dari makan di malam hari.

Ahli Gizi Komunitas Dokter Tan Shot Yen menjelaskan terdapat efek buruk yang akan terjadi ketika seseorang makan pada malam hari.

Hal ini tak lepas dari kebutuhan untuk tidur seseorang yang membutuhkan setidaknya 7 jam.

Sedangkan untuk waktu makan malam idealnya dilakukan mulai pukul 18.00 - 20.00.

"Jika orang akan sholat subuh paling tidak jam 10 sudah masuk kamar, misal makan jam 9 malam keadaan perut masih kenyang, pencernaan tidak jalan dan makanan tidak terproses, akibatnya bisa obesitas" tuturnya dalam tayangan Youtube TribunNews.

Dokter Tan menjelaskan tubuh juga butuh waktu untuk memulihkan dan mengembalikan sel-sel yang rusak.

"Tidak heran jika banyak yang mengalami GERD (gastroesophageal reflux disease) jadi asam lambungnya naik, normalnya makanan dari atas turun ke bawah kalau ini makanannya naik, bisa jadi karena tubuh kurang waktu istirahat" ujarnya.

Naysilla Mirdad Unggah Foto Fitting Baju, Lucky Perdana Goda soal Mencari Jas Putih

GERD merupakan penyakit asam lambung disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang terletak di kerongkongan bagian bawah.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved