Breaking News:

Inilah Sosok Pengurus MUI yang Edit Foto Wapres dengan Kakek Sugiono, Kini Harus Terima Konsekuensi

Pemilik akun yang diketahui bernama Sulaiman Marpaung juga telah dilaporkan ke aparat berwajib oleh pimpinan GP Ansor Tanjung Balai.

Editor: Hanang Yuwono
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (26/12/2019) 

Hal itu kemudian, imbuh Wamenag, yang mendorong seseorang melakukan tindakan yang tidak semestinya.

"Saya menduga pelaku termakan isu hoax dari media sosial," ucapnya.

"Mari, siapapun kita, untuk membiasakan klarifikasi atau tabayyun setiap mendapat informasi, apalagi dari media sosial. Sehingga, kita terjaga dari emosi dan tumbuhnya kebencian kepada seseorang atas informasi yang belum tentu terbukti kebenarannya," imbuh dia.

Zainut pun menyerahkan persoalan ini kepada aparat berwajib. Sebab, jika perbuatan yang dilakukan pelaku tergolong sebagai sebuah tindakan kriminal, maka itu menjadi ranah aparat kepolisian.

"Mereka yang berbuat harus bertanggung jawab. Ketika bersalah, harus berhadapan dengan hukum. Kita semua sama di hadapan hukum," tuturnya.

Pelapor

Pascamengadukan pemilik akun facebook, Oliver Leaman S ke Polres Tanjungbalai pada Jumat (25/9/2020) malam, atas kasus dugaan penghinaan terhadap Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, akhirnya Ketua GP Anshor Tanjungbalai, Salman Al Hafiz Saragih dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian, Rabu (30/9/2020).

Salman menyebutkan kedatangannya ke Polres Tanjungbalai memenuhi undangan penyidik Sat Reskrim terkait pengaduan yang ia lakukan.

"Kami datang memenuhi undangan dari penyidik Polres Tanjungbalai, perihal laporan kami tentang pelecehan terhadap ulama sekaligus Wakil Presiden RI, Kiyai Haji Ma'ruf Amin pada status akun facebook, Oliver Leaman S," ungkap Salman, Rabu lalu.

Menurut Salman, dirinya hadir untuk dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi pelapor.

Seusai memberikan keterangan, ia pun yakin aparat kepolisian bekerja profesional dalam menuntaskan kasus penghinaan tersebut.

"Saya hadir sebagai saksi pelapor, dimintai keterangan atas pengaduan yang kami lakukan. Jadi semua sudah saya sampaikan ke penyidik, dan kami berharap polisi dapat profesional dalam menuntaskan kasus ini," sebutnya.

Adapun bentuk penghinaan terhadap Ma'ruf Amin yang dilaporkan oleh GP Anshor Tanjungbalai, yakni kolase foto sang ulama disandingkan dengan aktor film dewasa.

"Selain foto, kami juga tidak terima dengan kata-kata bait pertama yang ada di postingan facebook, Oliver Leaman S tersebut," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Kolase Foto Wapres - 'Kakek Sugiono' Dibuat Ketua MUI, Ini Reaksi Jubir hingga Wakil Menteri Agama

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved