Breaking News:

Pro Kontra RUU Omnibus Law

Muncul Kabar Demo Buruh Tolak RUU Omnibus Law Besok, Ini Tanggapan Kapolresta Solo

penolakan mengenai RUU Omnibus Law ini mencuat dengan adanya demo buruh pada 6-8 Okober. Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simajuntak berlasan jika

Tribunsolo.com / Ryantono Puji Santoso
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - RUU Omnibus Law masih menjadi perdebatan ditengah masyarakat.

Bahkan penolakan mengenai RUU Omnibus Law ini mencuat dengan adanya demo buruh pada 6-8 Okober.

Santer beredar mereka bakal melakukan unjuk rasa secara serempak di Indonesia buntut penolakan RUU Omnibus Law.

Polresta Solo sendiri tak memberi toleransi adanya demo tersebut.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simajuntak berlasan jika demo yang digelar ditengah pandemi berpotensi menimbulkan kerumunan ditengah pandemi covid-19.

"Kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa akan dilarang," tegasnya Senin (5/10/2020).

"Termasuk kampanye terbuka, maupun demonstrasi," imbuhnya menekankan.

HUT TNI Ke-75 Digelar Secara Virtual di Korem 074/Warastratama Solo, Begini Penampakannya

Hanya Hasilkan Rp 18 Juta Per Tahun, Videotron Ngarsopuro dapat Sorotan DPRD Solo

Polisi Belum Kantongi Identitas Pria yang Meninggal di Dekat Pasar Kembang Solo : KTP Tidak Ada

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kawasan Pasar Kembang Solo, Evakuasi dengan Protokol Covid-19

Ia mengaku tengah berdiskusi dengan ketua serikat buruh di Kota Solo, agar para buruh mengurungkan niatnya melakukan aksi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan ketua organisasi serikat buruh maupun serikat pekerja," paparnya.

"Kita berharap unjuk rasa tidak lakukan, bisa dialirkan melalui surat pernyataan sikap," tegasnya.

Selain itu, ia pun menanggapi munculnya kabar mogok kerja yang bakal dilakukan para buruh.

Ia menilai, ditengah situasi resesi pemogokan kerja bakal memburuk situasi perekonomian.

"Termasuk mogok kerja, kita himbau teman buruh maupun pekerja tidak melakukan mogok kerja. Bisa membuat terpuruk perokonomian kita," tandasnya. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved