Breaking News:

Penyerangan di Pedan Klaten

BREAKING NEWS : 17 Orang Pelaku Penyerangan dan Perusakan di Pedan Klaten Ditetapkan Jadi Tersangka

Polres Klaten menetapkan 17 tersangka dalam tragedi penyerangan dan perusakan di kawasan pertokoan Pasar Pedan, Kecamatan Pedan.

TribunSolo.com/Istimewa
Kolose kondisi penyerangan dan puluhan orang yang ditangkap polisi tengah diintrogasi karena aksinya di kawasan pertokoan Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Minggu (4/10/2020) malam. 

Pasalnya, sebuah insiden penyerangan oleh sekelompok massa terjadi di kawasan tersebut.

Menurut keterangan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, Atmanto (53), kejadian itu terjadi secara tiba-tiba sekira pukul 19.30 WIB.

Mereka berjalan menuju kawasan Pasar Pedan.

Begini Kondisi Pasar Pedan Klaten Paska Insiden Penyerangan, Aktivitas Pasar Berjalan Normal

Warga Sebut Kelompok yang Melakukan Penyerangan di Pedan Klaten, Bawa Berbagai Jenis Senjata

"Mereka teriak-teriak mencari anggota sebuah organisasi massa." ujar Atmanto kepada TribunSolo.com, Senin (5/10/2020).

"Berteriak kencang berkali-kali," imbuhnya.

Melihat itu, warga pun langsung berhamburan berlari masuk ke rumah, mengunci pintu, dan tak berani keluar.

Armanto mengatakan kelompok tersebut berjalan sambil merusak instalasi beberapa toko yang ada di jalan yang mereka lewati.

Anak-anak, lanjut Atmanto, juga menangis ketakutan karena insiden penyerangan itu.

"Saat itu anak-anak belum tidur, mereka pada takut semua," tutur dia.

"Tiga anak keponakan saya yang perempuan semua juga takut semua," tambahnya.

Atmanto mengungkapkan situasi mulai kondusif pasca personel kepolisian diterjunkan ke lokasi kejadian.

Peronsel gabungan dari Polsek Pedan, Cawas, dan Ceper diterjunkan guna mengendalikan massa.

Bahkan, Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu sampai terjun ke lapangan.

"Mulai kondusif total pukul 22.00 WIB," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved