Breaking News:

Kisah Pilu Keluarga di Kudus, Depresi Merasa Terinfeksi Corona, Ayah Ini Cekik Putrinya & Bunuh Diri

Lebih mirisnya, sebelum bunuh diri dan menghabisi anaknya dia membuat surat wasiat bertuliskan 'Maafkan kami, semoga kami berkumpul lagi'.

Wartakota/Nur Ichsan
ILUSTRASI PEMAKAMAN : Tim medis dan Petugas melakukan prosesi pemakaman jenazah orang dengan Covid-19, TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta barat. Senin (13/4/2020). Mereka melakukan pemakaman ini dengan menggunakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan WHO. 

Setelah istrinya pulang dan tiba di rumah, kata dia, anak berada di sofa d‎an suaminya berada di lantai.

Anaknya diduga dicekik menggunakan kain sarung hingga tak bernyawa.

"Saat ditemukan itu anaknya sudah kalungan kain sarung. Terus ayahnya di lantai, ada darah berceceran dan pisau di dekatnya," ujarnya.

Ani juga menunjukkan dua surat wasiat yang‎ ada di sekitar lokasi kejadian bertuliskan 'Maafkan kami, semoga kami berkumpul lagi'.

Kemudian surat kedua bertuliskan 'Makamkan kami menggunakan protokol kesehatan dengan satu liang'

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ngembal Kulon, Kamal Agus Efendi mengatakan, Endro Gunawan memang beberapa kali mengeluhkan terpapar Covid-19.

Namun saat dirapid tes hasilnya selalu non reaktif.

Hingga akhirnya, Endro mengajukan diri untuk menjalani swab mandiri.

Hasilnya rencana akan keluar pada hari Sabtu mendatang, namun nahas yang bersangkutan melakukan tindakan itu.

"Mungkin yang bersangkutan tidak sabar menunggu, dan takut menulari kepada anaknya," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved