Breaking News:

Syarat dari PDIP Jika Ferdinand Hutahaean Berniat Gabung Usai Keluar Demokrat

Menurut Djarot, dirinya sampai saat ini tidak mengetahui apakah Ferdinand telah membangun komunikasi dengan politikus PDIP atau belum.

TRIBUNNEWS.COM
Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan mempersilakan jika Ferdinand Hutahaean ingin bergabung.

Sebelumnya Ferdinand memang memutuskan untuk mundur dari Partai Demokrat.

Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan, PDI Perjuangan adalah partai terbuka, maka siapapun warga negara Indonesia boleh bergabung sebagai anggota.

Baca juga: Ini Deretan Bisnis Pengusaha Robby Sumampouw yang Membentang dari Kota Solo hingga Korea Selatan

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat, Sebut akan Gabung Partai yang Perjuangkan NKRI & Pancasila

"Dengan prasyarat pokok yaitu menerima dan tegak lurus di jalan ideologi Pancasila," ucap Djarot saat dihubungi Tribun, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Menurut Djarot, dirinya sampai saat ini tidak mengetahui apakah Ferdinand telah membangun komunikasi dengan politikus PDIP atau belum.

Namun, Djarot menyebut setiap warga negara Indonesia jika ingin bergabung dengan PDIP harus memenuhi syarat dan melalui prosedur yang telah ditetapkan.

"Ada prosedur yang harus dilalui oleh siapapun yang mau bergabung di PDI Perjuangan, yakni membikin surat pernyataan untuk masuk sebagai anggota dengan melampirkan foto copy KTP," papar Djarot.

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat di acara webinar Bulan Bung Karno yang kedua dengan tema 'Rakyat Sumber Kebudayaan Nasional', Selasa (16/6/2020).
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat di acara webinar Bulan Bung Karno yang kedua dengan tema 'Rakyat Sumber Kebudayaan Nasional', Selasa (16/6/2020). (ist)

Sebelumnya, Ferdinand yang menjabat Kepala Biro Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen VII DPP Partai Demokrat, menyerahkan surat pengunduran diri dari partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada hari ini.

Ferdinand menyebut alasan mundur dari Partai Demokrat, karena ada sejumlah perbedaan prinsip dan cara pandang isu nasional antara dirinya dan partai.

"Perbedaan prinsip dan perbedaan cara pandang terkait isu-isu nasional antara saya dan pengurus lainnya adalah alasan utama," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved