Breaking News:

Solo KLB Corona

Kasus Positif Corona Solo Tambah 28 Kasus, Total Jadi 892 Kasus

"Ada Klaster Kadipiro, Mojosongo, Sangkrah, Gajahan, Jagalan, Purwosari, Kadipiro dan Mojosongo," katanya saat dihubungi TribunSolo.com.

TribunSolo.com
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Ahyani menyampaikan perkembangan data Covid-19 yang ada di Solo, Selasa (31/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kasus penambahan pasien positif covid-19 di Kota Solo mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Hari ini Jumat (16/10/2020) penambahan pasien positif covid-19 mencapai 28 orang.

Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengaku penambahan datang dari beragam klaster.

Baca juga: Pardi Kini Jabat Ketua STIE Surakarta, Target Cetak Sarjana Berjiwa Entrepreneur

Baca juga: Dear Perempuan, Menikahlah dengan Pria yang Memiliki 9 Karakter Ini

"Ada Klaster Kadipiro, Mojosongo, Sangkrah, Gajahan, Jagalan, Purwosari, Kadipiro dan Mojosongo," katanya saat dihubungi TribunSolo.com.

"Penambahan banyak karena tracing kasus sebelumnya," tambahnya.

Tak hanya itu, penambahan juga terjadi pada kasus pasien yang meninggal.

Seorang warga Mojosongo, dinyatakan meninggal akibat terpapar covid-19.

"Meninggalnya komorbit, usianya 57 tahun," tandasnya.

Jumlah kumulatif pasien covid-19 di Kota Solo mencapai 892 kasus.

Rinciannya, 648 orang dinyatakan sembuh, 150 orang menjalani karantina, 62 orang tengah dirawat dan 32 orang dinyatakan meninggal dunia.

"Ini terjadi karena perilaku yang tidak jaga jarak dan sebagainya," pungkas Ahyani. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved