Breaking News:

Sejarah Kota Solo

Asal-usul 'Mburi RRI' Jadi Daerah Prostitusi di Solo : Temani Malam Para Penunggu Kereta Selanjutnya

Asal-usul 'Mburi RRI' Jadi Daerah Prostitusi di Solo : Temani Malam Para Penunggu Kereta Selanjutnya

TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Satu sudut di kawasan sekitar RRI Solo, yang identik dengan kawasan lokalisasi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menyebut nama RRI di Kota Surakarta, akan terbersit dua hal dengan makna yang jauh berbeda.

Pertama, persepsi mengenai kantor radio yang telah melegenda sejak Indonesia belum merdeka.

Baca juga: Sejarah Taman Satwa Taru Jurug Solo : Dibangun untuk Memindah Kebun Binatang Milik Raja Solo

Baca juga: Sejarah Riwayat Masjid Agung Surakarta : Kubah Emas Murni dari Sang Raja Solo Harus Dicopot

Kedua, lokasi prostitusi yang juga umurnya jauh lebih tua dari Indonesia.

Keberadaan lokalisasi di jalanan sekitar kantor RRI ini memiliki jalan cerita yang amat panjang.

Kantor yang terletak di Kelurahan Kestalan ini, selalu ramai oleh kupu-kupu malam dan para pria hidung belang.

Situasi transaksional ini selalu terjadi setiap hari.

Hanya di bulan Ramadhan mereka berlibur, ada yang pulang kampung, atau masih bekerja namun di lokasi yang berbeda.

Sehingga sangat melekat dan sulit dihilangkan, walau berbagai program pengentasan telah dicoba.

Dari program tingkat kota hingga nasional, tetap sulit untuk menghilangkan kebiasaan para penjaja seks tersebut untuk berhenti berniaga.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved