Breaking News:

Cara Menjaga Tekanan Udara Ban Mobil Tetap Baik, Sesuaikan Rekomendasi Pabrikan

Menjaga tekanan udara sesuai dengan rekomendasi pabrikan, bisa memperpanjang masa pemakaian ban.

Editor: Ryantono Puji Santoso
DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM
Ilustrasi ban mobil. 

TRIBUNSOLO.COM - Bagi sebagian orang sering asal dan tidak memperhatikan tekanan ban mereka. 

Padahal hal ini penting untuk menjaga performa mobil tetap fit. 

Menjaga tekanan udara ban mobil menjadi cara yang paling sederhana dalam melakukan perawatan kaki-kaki kendaraan.

Baca juga: Tak Hanya Telantarkan Anaknya, Pria 22 Tahun Ini Juga Terjerat Kasus Pemerkosaan Siswi SMA

Baca juga: Cegah Sebaran Covid-19, KPU Minta Paslon Ikut Sosialisasikan Prokes saat Kampanye Pilkada

Menjaga tekanan udara sesuai dengan rekomendasi pabrikan, bisa memperpanjang masa pemakaian ban.

Sebaliknya, jika tekanan udara pada ban tidak sesuai atau kurang maka bisa berpotensi menyebabkan kerusakan.

Lalu benarkah, ban yang kekurangan tekanan udara bisa menyebabkan pecah saat digunakan?

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal membenarkan fakta itu. Menurutnya, jika ban yang kekurangan tekanan udara dan tetap digunakan, terlebih untuk membawa beban berat bisa menyebabkan pecah ban.

 “ Pecah ban paling sering disebabkan karena kurangnya tekanan udara atau karena memikul bobot yg berlebihan, inilah musuh utama ban tekanan udara yang kurang atau equivalent dengan kelebihan bobot,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Zulpata menambahkan, ban memiliki konstruksi yang sangat kuat dan hampir tidak mungkin pecah.

Selain itu, selama ini sebelum ban dilempar ke pasaran pabrikan selalu melakukan pengetesan terlebih dahulu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved