Berita Sukoharjo Terbaru

Habib Rizieq Shihab Disebut Segera Pulang ke Indonesia, Ini Reaksi PA 212 Soloraya

Kabar kepulangan Muhammad Rizieq Shihab atau lebih dikenal Habib Rizieq kembali berhembus ke publik. kabar kepulangan Habib Rizieq disyukuri Persaudar

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Trisetiawan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
PA 212 saat menggelar Tabligh Akbar di Solo, Minggu (13/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kabar kepulangan Muhammad Rizieq Shihab atau lebih dikenal Habib Rizieq kembali berhembus ke publik.

Berhembusnya kabar tersebut bermula saat Ketua FPI Ahmad Shabari Lubis, mengatakan imam besar FPI itu akan segera pulang ke Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin aksi Penolakan Omnibus Law Cipta Kerja di Patung Kuda, Selasa (13/10/2020).

Berhembusnya kabar kepulangan Habib Rizieq disyukuri Persaudaraan Alumni (PA) 212 Soloraya.

Hal itu disampaikan Humas Musyawarah Provinsi PA 212 Jawa Tengah, Endro Sudarsono.

"Terkait pemulangan Habib Rizieq, kami menyambut gembira, bersyukur atas lobi-lobi yang dilakukan selama ini yang melibatkan tokoh-tokoh nasional," kata Endro, Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Nasib Pilu Gadis Sukoharjo, Lagi Asyik Nyusu di Alun-alun,Tiba-tiba Ada Pengamen Meremas Payudaranya

Baca juga: EA dan Joswi Tutup Debat Publik Perdana Pilkada Sukoharjo 2020 dengan Baca Pantun Bernada Satire

Baca juga: Ini Jadwal Debat Perdana Gibran - Teguh vs Bagyo Tukang Jahit - Ketua RW di Pilkada Solo 2020

Baca juga: Pesan Mendalam Tokoh Muhammadiyah untuk Gibran Anak Jokowi dan Wakilnya Teguh di Pilkada Solo 2020

Meski begitu, Endro tidak menampik kepulangan Habib Rizieq masih perlu waktu.

"Kami juga dengar informasi dari Kedutaan di Arab Saudi masih ada semacam lampu merah," tutur dia.

"Bahwa itu belum selesai secara administrasi, jadi masih perlu waktu," tambahnya.

Seperti diberitakan, Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi memastikan Habib Rizieq belum bisa pulang ke Indonesia.

Tersapat status mutakhallif zirayah atau overstay dengan visa kunjungan.

Ditambah lagi, status red blink masih melekat, artinya Habib Rizieq belum bisa keluar dari Arab Saudi.

Endro berharap pemerintah tidak tutup mata atas hal tersebut.

"Berharap pemerintah Indonesia membantu salah satu warga negara, tidak tutup mata," kata dia.

"Ini kepentingan nasional, kepentingan negara, dan berkaitan hubungan bilateral Indonesia - Arab Saudi," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved