Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Diberi Kelonggaran hingga Desember, Pedagang Stasiun Klaten Masih Berharap Tempati Sesuai Kontrak

Agustinus selaku salah satu penyewa lahan, mengaku belum bisa menerima hasil mediasi yang dilakukan di Gedung DPRD Klaten tersebut.

Tribunsolo.com/Mardon Widiyanto
Suasana kios di sepanjang Stasiun Klaten yang teracam tergusur, Jum'at (16/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Mediasi antara PT KAI Daop VI dengan Paguyuban Perkiosan Stasiun Klaten (Pakisstalen) membuahkan hasil kesepatakan yakni pedagang bisa berjualan hingga Desember akhir.

Meskipun demikian Pakisstalen masih belum bisa menerima hasil mediasi yang dilakukan di Gedung DPRD Kabupaten Klaten, Rabu (21/10/2020).

Agustinus selaku salah satu penyewa lahan, mengaku belum bisa menerima hasil mediasi yang dilakukan di Gedung DPRD Klaten tersebut.

Baca juga: PT KAI Daop IV Jogja Luluh, Pedagang Stasiun Klaten Boleh Berjualan hingga Desember 2020 Mendatang

Baca juga: Wabah Masih Menjamur, Ketum PBNU Said Aqil Serukan Santri Jihad Bantu Tanggulangi Covid-19

“Kita akan melakukan rundingan kembali untuk membuka peluang, kami masih belum terima dengan hasil mediasi ini,” ucapnya.

Dirinya hendak mencoba bernegoisasi kembali dengan mendatangi Kantor PT KAI Daop VI Jogjakarta dalam waktu dekat.

Agustinus mempunyai target diberikan kelonggaran minimal sesuai kontrak kerjasamanya satu tahun.

"Kami akan coba kesana bernegoisasi secara maksimal, minimal sesuau kontrak kerjasama (selama satu tahun)," kata Agus.

Kemudian Agus mengaku enggan untuk menempuh jalur kasus hukum atas permasalahan yang dihadapinya tersebut.

Tetapi dirinya lebih mengutamakan untuk memilih bernegoisasi secara kekeluargaan dengan PT KAI Daop VI Jogjakarta.

Halaman
1234
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved