Penanganan Covid

Bukan Tahun Ini, Menristek Sebut Vaksin Merah Putih Paling Cepat Tersedia pada Triwulan Ketiga 2021

Bambang mengatakan dalam pembuatan vaksin Merah Putih, pihaknya mengikuti semua protokol secara disiplin dan ketat.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Petugas Uji Klinis Vaksin Covid-19 mengenakan APD saat akan melakukan proses penyuntikan vaksin kepada relawan di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). 

TRIBUNSOLOCOM, JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro bicara soal pengembangan vaksin dan rencana pendistribusian kepada masyarakat.

Ia mengungkapkan vaksin Merah Putih kemungkinan dapat tersedia pada tahun depan.

Saat ini dua institusi, Lembaga Bio Molekuler (LBM) Eijkman dan Universitas Indonesia, telah melakukan uji hewan pada bibit vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkannya.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Laporkan Kasus Aktif Corona Turun 6,79 Persen dalam 1 Bulan Terakhir

"Harapannya kalau semua lancar, mudah-mudahan paling cepat Triwulan ketiga tahun 2021, vaksin Merah putih sudah bisa tersedia ya untuk dalam jumlah besar dan bisa divaksinasi," ujar Bambang dalam konferensi pers daring, Selasa (20/10/2020).

Bambang mengatakan dalam pembuatan vaksin Merah Putih, pihaknya mengikuti semua protokol secara disiplin dan ketat.

Dalam pengembangan vaksin Merah Putih, Bambang menjelaskan tugas Kemenristek, lembaga riset, dan perguruan tinggi hanya sampai pemastian bibit vaksin yang cocok sebagai kandidat vaksin setelah melalui uji hewan atau uji mamalia.

Tugas untuk uji klinis ke manusia hingga produksi, merupakan tanggung jawab dari industri.

"Setelah itu masuk uji klinis ke manusia itu sudah masuk ranah industri dalam hal ini Bio Farma dan dan ketika bicara registrasi ranahnya BPOM," tutur Bambang.

Baca juga: Update Covid-19 Global 22 Oktober 2020: Sebanyak 41.423.058 Orang di Dunia Terinfeksi Corona

Sehingga ketersediaan vaksin Merah Putih tergantung kepada dua institusi tersebut. Meski begitu, Bambang memperkirakan vaksin Merah Putih bakal tersedia pada Triwulan ketiga tahun 2021.

Saat ini vaksin Merah Putih dikembangkan oleh enam lembaga dalam negeri, yakni LBM Eijkman, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga.

Enam lembaga tersebut mengembangkan vaksin Covid-19 dengan metode yang berbeda. Eijkman mengembangkan dengan platform protein rekombinan, UI dengan platform DNA, MRNA, dan virus-like particle.

Sementara Universitas Airlangga adenovirus, ITB juga adenovirus, sementara Universitas Gajah Mada menggunakan protein rekombinan dan LIPI juga dengan protein rekombinan. (Fahdi Fahlevi)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. TribunSolo.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Menristek: Vaksin Merah Putih Paling Cepat Tersedia Pada Triwulan Ketiga 2021

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved