Breaking News:

Solo KLB Corona

Akibat Pandemi Covid-19, Prosesi Gunungan Keraton Solo dan Sekaten Ditiadakan

Keraton Kasunan Surakarta Hadiningrat resmi memutuskan peniadaan kegiatan Grebeg Maulud dan Sekaten tahun ini.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Suasana kawasan Keraton Kasunanan Solo menjelang Grebeg Maulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keraton Kasunan Surakarta Hadiningrat resmi memutuskan peniadaan kegiatan Grebeg Maulud dan Sekaten tahun ini. 

Kegiatan itu digelas dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Baca juga: Muncul Klaster Perkantoran di Solo, Simak Cara yang Dapat Dilakukan untuk Mencegahnya

Baca juga: Angka Covid-19 Tercatat 1.027 Kasus, Dinkes Ungkap Klaster Penyumbang Di Kota Solo

Pengangen Parentah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPH Adipati Dipokusumo mengatakan peniadaan tersebut sesuai perintah Paku Buwono XIII Hangabehi. 

Keputusan peniadaan Grebeg Maulud dan Sekaten mempertimbangkan masih mewabahnya virus Corona dan potensi kerumunan massa. 

"Maleman sekaten untuk kali ini ditiadakan," kata Dipokusumo, Sabtu (24/10/2020).

Selain itu, penabuhan sepasang gamelan yakni Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari juga terpaksa ditiadakan. 

Ya seperti diketahui kedua gamelan tersebut ditabuh secara bergantian dari halaman Masjid Agung Keraton.

Prosesi gunungan pun juga bernasib sama. Hanya ada wilujengan dalem secara internal. 

"Tata cara persiapan yang lain seperti Jamasan Pusaka tetap dilaksanakan dengan menaati standar protokol kesehatan Covid-19," ucap Dipokusumo. 

"Itu dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved