Breaking News:

Info Kecantikan

Berikut Camilan yang Bisa Bikin Berat Badan Naik, Ada Keripik Kentang hingga Batang Granola

Bisa memiliki berat badan ideal adalah harapan beberapa orang. Banyak cara yang bisa dilakukan dengan diet dan olahraga.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
ISTIMEWA
Ilustrasi keripik kentang 

TRIBUNSOLO.COM - Bisa memiliki berat badan ideal adalah harapan beberapa orang.

Banyak cara yang bisa dilakukan dengan diet dan olahraga.

Intinya saatnya untuk mulai berkeringat lebih sering daripada sebelumnya.

Baca juga: 8 Alasan Mengapa Berat Badan Bisa Naik Turun dengan Cepat di Musim Hujan, Faktor Biologi dan Evolusi

Baca juga: 8 Manfaat Luar Biasa Jus Wortel bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan, Melindungi Hati

Bersamaan dengan rencana olahraga yang lebih teratur, Anda juga perlu memastikan bahwa Anda mengisi tenaga dengan cara yang benar.

Makanan ringan khususnya, adalah salah satu hal yang dapat menghambat Anda mencapai tujuan.

Meskipun kelihatannya tidak berbahaya, dalam jangka panjang, camilan ini sebenarnya bisa menjadi alasan Anda menambah berat badan alih-alih menurunkannya.

Berikut ini adalah beragam camilan yang paling mungkin bisa membuat berat badan naik:

1. Keripik kentang

Ada beberapa alasan mengapa keripik kentang “agak bermasalah”.

Merangkum Eat This, rasa gurih yang ditawarkan sajian keripik kentang bisa menimbulkan ketagihan, di mana hampir tidak mungkin seseorang hanya makan satu potongan.

Padahal, asupan garam atau natrium dari keripik kentang yang berlebih bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Selain itu, keripik kentang relatif tinggi lemak dan kalori yang dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan hingga obesitas.

Baik digoreng maupun dipanggang, keripik kentang tetap dianggap sebagai makanan “kalori kosong”, yakni makanan yang minum nutrisi.

Sebuah studi di Harvard menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi keripik kentang sebagai bagian dari makanan, mereka bertambah berat badan setiap tahun.

2. Cokelat batangan

Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam sebenarnya baik untuk Anda, karena sebuah penelitian di Heart menemukan bahwa makan hingga 3,5 ons cokelat sehari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan bahkan membantu menurunkan berat badan.

Tapi, bukan sembarang cokelat yang bisa Anda makan.

Di mana, mengonsumsi cokelat batangan yang dibuat dengan tambahan susu dan gula tinggi hanya akan membuat Anda bertambah berat badan, karena sering kali sangat tinggi lemak dan kalori.

Faktanya, sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa salah satu makanan yang terkait dengan kepadatan energi tertinggi dan yang paling berpengaruh dengan penambahan berat badan, adalah cokelat batangan.

Jadi, batasi konsumsinya.

3. Yogurt parfaits

Yogurt baik untuk kesehatan adalah sesuatu kebenaran.

Tapi itu semua tergantung pada jenis yogurt yang Anda makan.

Baca juga: 6 Manfaat Vitamin D untuk Tubuh yang Harus Diketahui, Menguatkan Tulang hingga Turunkan Berat Badan

Baca juga: Kronologi Anggota DPRD Sulawesi Selatan Dibacok Karena Knalpot Bising Adiknya, Diduga Tersinggung

Yogurt parfaits yang disajikan penuh dengan tambahan gula dan ditambah topping manis, seperti granola tentu bukanlah camilan sehat.

Jika Anda mengonsumsinya, berarti Anda baru saja melebihi asupan gula dalam sehari.

Makan terlalu banyak gula telah dikaitkan erat dengan penambahan berat badan.

Sebaliknya, makan salah satu yogurt rendah gula adalah pilihan yang baik dan disetujui oleh ahli gizi.

4. Sereal manis

Banyak sereal yang mengandung gula, sehingga dianggap tidak lebih baik dari memakan sebatang permen.

Jadi, jangan pernah berpikir untuk memulai hari Anda dengan mengonsumsi terlalu banyak makanan ringan ini.

Menurut sebuah studi di Annals of Nutrition and Metabolism, mereka yang makan oatmeal untuk sarapan, lebih kenyang lebih lama, lebih sedikit rasa lapar, dan mengkonsumsi lebih sedikit kalori saat makan siang dibandingkan dengan mereka yang makan sereal jagung.

" Kalori kosong" sekali lagi tidak berguna bagi Anda.

5. Kue pretzel

Seperti keripik kentang, kue pretzel diisi dengan garam.

Makanan asin tidak hanya berkontribusi pada berat air, tetapi seperti yang diungkapkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition, yakni garam sebenarnya membingungkan proses biologis yang memberi tahu Anda kapan Anda kenyang.

Jadi, Anda akhirnya akan makan lebih banyak, yang jelas kemudian mengarah pada penambahan berat badan.

6. Koktail buah kalengan

Koktail buah kalengan dalam mangkuk

Koktail buah kalengan sering diawetkan dalam sirup jagung kental dan hanya ditambahkan pemanis tambahan.

Sementara, kita sudah tahu bahwa menambahkan gula tidak menguntungkan bagi ukuran pinggang dan perut.

7. Batang granola

Batang granola kerap kali tersaji dengan ditaburi atau diteteskan cokelat manis.

Artinya, makanan ini bisa jadi lebih banyak mengandung gula dan tidak cukup bahan yang benar-benar membuat Anda kenyang, seperti protein dan serat.

8. Donat

Merangkum Health Line, donat cenderung menjadi makanan tinggi kalori.

Misalnya, dalam 1 buah donut glaze, bisa terkandung 240 kalori yang setengahnya adalah lemak.

Tak hanya tinggi kalori, donat juga rata-rata tinggi sodium, yakni bisa mencapai 210 mg per buah.

Sodium atau natrium bisa memiMenurut American Heart Association, makanan dapat disebut rendah sodium jika mengandung 140 mg gram sodium atau kurang dalam satu porsinya.

Asupan tinggi natrium atau sodium telah dikaitkan dengan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Selain itu, kebanyakan donat di pasaran juga terbuat dari tepung putih yang rendah serat, vitamin, dan mineral.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Camilan yang Bisa Bikin Berat Badan Naik"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved