Breaking News:

Penjelasan Menkeu Soal Alasan Upah Minimum Tidak Naik, Termasuk Hindari Kemungkinan PHK Massal

Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan.

KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan.

Hal ini berarti UMK tetap sama dengan upah minimum 2019.

Baca juga: Meski Jarang Menyantap Dawet di Pasar Gede Sejak Jadi Presiden, Jokowi Utus Ajudan untuk Membelinya

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Terkait hal ini Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alasan upah minimum pada 2021 tidak mengalami perubahan.

"Jangan sampai kalau kemudian terjadi salah satu policy yang menyebabkan perusahaan makin lemah atau dalam hal ini pekerja menghadapi kemungkinan kena PHK," kata Sri Mulyani dalam tayangan Kompas TV, (29/10/2020).

Sri Mulyani juga mengatakan pemerintah tengah mengeluarkan anggaran dalam rangka memberikan kompensasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

"Ini dilakukan supaya daya beli tetap muncul tanpa membebani sektor usaha yang sedang tertekan

Sebagai informasi, berikut daftar Upah Minimum Provinsi (UMP) dan UMK tahun 2020 di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur.

Baca juga: Mulai Bangkit di Tengah Pandemi karena Jumlah Penumpang Naik, Perusahaan Otobus Bisa Tambah Armada

DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar Rp 4.267.349.

Halaman
1234
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved