Viral Video Hoaks Jenazah Covid-19 Tanpa Mata, Polisi Panggil 7 Orang,Baru Saksi Bisa Jadi Tersangka

Beredarnya video dan foto hoaks yang menceritakan hilangnya bagian mata jenazah pasien positif Corona berbuntut panjang.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Petugas Uji Klinis Vaksin Covid-19 mengenakan APD saat akan melakukan proses penyuntikan vaksin kepada relawan di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Beredarnya video dan foto hoaks yang menceritakan hilangnya bagian mata jenazah pasien positif Corona berbuntut panjang.

Kini Sabtu (7/11/2020) polisi akhirnya memanggil tujuh orang yang terlibat dalam penyebaran video dan foto hoaks tersebut.

Konferensi pers digelar di Mapolres Probolinggo, Sabtu (7/11/2020).

Kasatreskrim AKP Rizki Santoso mengungkapkan, pihaknya memeriksa 7 orang yang diduga turut serta dalam menyebarkan informasi hoaks tersebut.

Polisi menunjukkan ketujuh orang itu dalam konferensi pers.

Baca juga: Lakukan Local Lockdown, Warga Satu Dusun di Purbalingga ini Ditanggung Rp 50.000 per Hari

Baca juga: Gara-gara Denok Diceritakan Meninggal, Tika Bravani Diterpa Kabar Hoaks, Banyak Dapat Pertanyaan Ini

"Hingga saat ini mereka masih kami tetapkan sebagai saksi dan akan kami dalami lagi kasus ini. Bisa jadi status mereka berubah menjadi tersangka," kata Rizki kepada Kompas.com.

Rizki menambahkan, para penyebar ini mengaku mendapatkan video dan foto tersebut dari unggahan Facebook dan pesan di WhatsApp.

Mereka sebagian berasal dari Kecamatan Paiton dan sisanya dari Kecamatan Kraksaan.

Dalam konferensi pers, juga hadir keponakan dari jenazah M, yaitu Muhammad Ainur Huda.

Ainur menegaskan bahwa video yang menyebut mata jenazah dicongkel itu hoaks.

Seluruh organ almarhumah masih lengkap.

"Saat pemulasaran saya melihat sendiri, tidak ada satu pun organ yang diambil, semua itu hoaks," jelasnya.

Ainur sangat menyesalkan video tersebut disebarkan dengan narasi seperti itu.

Pihak keluarga berharap agar polres bisa mengusut siapa orang pertama yang mengunggah dan menyebarkan video tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved