Breaking News:

Presiden Jokowi Cerita Pernah Kesulitan Mengurus Sertifikat Tanah: Ngurus Kok Bertahun-tahun

Jokowi mengatakan bahwa selama lima tahun terakhir dirinya telah membagikan langsung 2,4 juta sertifikat tanah di seluruh Indonesia.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2020). Tak kurang dari 5.000 apoteker dari seluruh Indonesia mengikuti Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) 2020 yang diselenggarakan secara virtual pada 5-7 November 2020. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Muchlis Jr 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pengurusan sertifikat tanah menjadi program prioritas pemerintah.

Ia mengatakan bahwa selama lima tahun terakhir dirinya telah membagikan langsung 2,4 juta sertifikat tanah di seluruh Indonesia.

Presiden menjelaskan alasan dirinya membagikan langsung sertifikat tersebut.

Baca juga: Cara Balik Nama Sertifikat Rumah, Penuhi 9 Syarat Penting Berikut Ini

Baca juga: Kantin Pemkot Solo Ditutup Sampai Tracing Selesai, Ada Pegawai Positif Covid-19

Menurut Presiden setiap kalinya berkunjung ke desa-desa, keluhan dari masyarakat hampir sama yakni sulitnya mengurus sertifikat tanah.

"Mengapa saya sampai turun membagikan sertifikat ke bapak ibu sekalian? Saya mau cerita. Karena setiap saya ke desa, setiap saya masuk ke kampung."

"Saya kan hampir setiap minggu, setiap dua hari saya masuk kampung, masuk desa, keluhan yang masuk ke saya adalah, banyak tanah yang belum bersertifikat," kata Presiden dalam acara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) tahun 2020 serta penyerahan satu juta sertifikat tanah di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Menurut Presiden,banyaknya sengketa lahan atau tanah karena tidak adanya sertifikat.

Sementara itu masyarakat kesulitan dalam mengurus sertifikat tanah.

"Sehingga di lapangan banyak sengketa tanah. Banyak konflik tanah. Kenapa ini ngga diurus? Sertifikat ini ngga diurus? Yang masuk ke saya, ke telinga saya, bilang, ngurus sertifikat itu susahnya minta ampun. Sulitnya minta ampun," kata Presiden.

Jokowi sendiri mengaku merasakan sendiri bagaimana sulitnya mengurus sertifikat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved