Breaking News:

Sekeluarga Meninggal setelah Pernikahan

Dag Dig Dug, 113 Tamu Undangan Tunggu Hasil Swab, Pasca Keluarga Pengantin Meninggal Positif Corona

Ke depannya, jika memang ada yang positif tertular dari Covid-19 maka akan dilakukan pelacakan kontak (tracing) lebih lanjut. 

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI : Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Ratusan orang yang hadir dalam acara hajatan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen harus menjalani tes usap atau swab. 

Pasalnya, sekeluarga yang menyelenggarakan hajatan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. 

Di antaranya mempelai wanita berinisial LD (28) dan ayah hingga ibunya SD (60) dan S (57).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan, sejauh ini sudah ada 113 orang yang menjalani tes swab. 

Baca juga: Asal Usul Covid-19 yang Renggut Sekeluarga, Dinkes Sragen : Pengantin dari Jakarta, Kerja Jadi Nakes

Baca juga: Update Sekeluarga Meninggal Pasca Hajatan,Pemkab Sragen : Pengantin Wanita Dipastikan Positif Corona

"Hari ini ada 51 orang dan kemarin 62 orang sudah swab," kata Hargiyanto kepada TribunSolo.com, Rabu (11/11/2020). 

Pihaknya masih menunggu hasil swab dari ratusan orang tersebut. 

"Kami masih menunggu hasil uji laboratorium," paparnya. 

Ke depannya, jika memang ada yang positif tertular dari Covid-19 maka akan dilakukan pelacakan kontak (tracing) lebih lanjut. 

Sebelumnya, tiga orang dalam satu keluarga yang punya acara hajatan positif meninggal dunia karena terpapar Covid-19. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved