Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Gelapkan Dana Tabungan 203 Pedagang Pasar Kembang, Pedagang Gorengan: Saya Korban Koperasi

Wiyadi mereasa menjadi korban dari pihak koperasi yang ditunjuknya untuk menyimpan uang para pedagang tersebut.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Ilustrasi tersangka diborgol dalam gelar perkara. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wiyadi (46) warga Nungso RT 02 RW 05 Manang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo terjerat kasus penggelapan dana tabungan 203 pedagang Pasar Kembang Solo.

Pria yang berprofesi sebagai pedagang gorengan itu mereasa menjadi korban dari pihak koperasi yang ditunjuknya untuk menyimpan uang para pedagang tersebut.  

"Jadi di sini saya jadi korban Koperasi, " kata Wiyadi, Rabu (11/11/2020). 

Wiyadi mengungkapkan dirinya sudah mengumpulkan uang tabungan di koperasi selama lima tahun lamanya.

"Saya sudah lima tahun mengumpulkan uang tabungan, biasanya dikeluarkan jelang hari raya uangnya," jelas dia. 

Baca juga: Gelapkan Dana Tabungan 203 Pedagang, Rugi Rp 500 Juta, Pedagang Gorengan Terancam 5 Tahun Penjara

Baca juga: Berdalih Koperasi Bangkrut, Pedagang Gorengan Gelapkan Dana Tabungan 203 Pedagang Pasar Kembang Solo

Sebab, saat uang yang dia kumpulkan dari pedagang harusnya cair, malah kondisi koperasi bangkrut. 

Akibatnya dia dilaporkan pedagang ke polisi. 

Menurut dia, kondisi koperasi bangkrut lantaran digunakan untuk operasional koperasi dan ada tagihan macet. 

"Koperasinya bangkrut, saya tidak bisa tarik uangnya, kemudian saya dilaporkan polisi ini," jelas dia.

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved