Penanganan Covid

Kasus Positif Covid-19 Naik 8,2 Persen, Satgas Minta Pemda Tak Lengah dan Terus Gencarkan 3T

Perkembangan kasus Covid-19 tingkat nasional pekan ini cenderung ke arah yang kurang baik dibanding pekan sebelumnya.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI: Warga melintas di dekat replika peti mati dan papan imbauan waspada Covid-19 yang terpasang di jalur pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2020). Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 pada sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,1 persen, sementara WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Penanganan Covid-19 di Indonesia diklaim sudah berjalan baik.

Namun pada perkembangan mingguan, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan masih terdapat catatan untuk beberapa provinsi.

Perkembangan kasus Covid-19 tingkat nasional pekan ini cenderung ke arah yang kurang baik dibanding pekan sebelumnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Akui Masyarakat Masih Sulit Terapkan Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan

Baca juga: Respons Satgas Covid-19 Soal Vaksin Pfizer Disebut Mencegah Covid-19 Hingga 90 Persen

Terjadi peningkatan kasus positif sebesar 8,2 persen. 

"Jangan sampai yang terlihat tren penurunan kasus yang semu. Karena tren penurunan kasus minggu lalu ternyata diakibatkan testing (pemeriksaan) yang juga menurun."

"Hal ini jadi pembelajaran kita semua terlepas ada masa libur. Dan daerah harus menggencarkan 3T (testing, tracing dan treatment)," kata Wiku, Selasa (10/11/2020).

Untuk pekan ini, Satgas Penanganan Covid-19 mengapresiasi 5 provinsi yang pada pekan lalu berhasil keluar dari 5 besar provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi. 

Diantaranya Sumatera Barat, Kepulauan Riau, DIY, Papua Barat dan Papua.

Wiku berpesan agar prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditekan penambahan kasus aktifnya. 

Meski demikian yang sangat disayangkan, provinsi yang sebelumnya keluar dari 5 besar, pekan ini malah kembali masuk 5 besar.

Yakni Jawa Tengah naik 919, Jawa Barat naik 833, DKI Jakarta naik 410, Kalimantan Timur naik 207 dan Kalimantan Barat naik 199. 

"Kenaikan (pekan ini) terpusat pada pulau Jawa dan pulau Kalimantan. Dimohon 5 provinsi ini untuk jangan lengah, kami melihat tren 5 besar bahwa 5 besar penambahan kasus positif mingguan tertinggi, masih konsisten pada 10 provinsi pekan ini dan sebelumnya. Tidak ada perubahan secara signifikan," lanjut Wiku. 

Sama halnya dengan kasus aktif, penambahan kasus kematian mingguan juga mengalami kenaikan 3,6 persen dari pekan sebelumnya.

Pekan ini ada 5 besar provinsi yang masih perlu menekan angka kematiannya, di antaranya Jawa Tengah naik 25, Jawa Timur naik 10, Sumatera Selatan naik 9, Banten naik 8 dan Sumatera Utara naik 8. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved