Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kisah Manusia Tercepat Asia Tenggara Suryo Agung Wibowo, Garis Nasibnya 'Diselamatkan' Persis Solo

Kisah Pelari Tercepat Asia Tenggara Suryo Agung Wibowo, Persis Solo 'Selamatkan' Kariernya

AFP
Suryo Agung Wibowo. Nyaris jadi pemain Persis Solo. 

"Beruntung dia gagal jadi pemain Persis Solo," seloroh Mayor.

Bukan tanpa sebab, rupanya kegagalan itu berbuah manis lantaran Suryo Agung melompat dan menekuni olahraga balap lari.

Seandainya ia diterima menjadi pemain Persis Solo, kemungkinan besar, garis nasib tak membawa Suryo menjadi sprinter profesional.

"Kegagalan inilah yang membawa keberuntungan dan pindah haluan sebagai sprinter," ujarnya.

"Tahun 2000 adalah titik balik sejarah bagi Suryo Agung," tandasnya.

Mayor Haristanto, yang membangun Museum Titik Nol Pasoepati di rumahnya pun berbangga.

Sebab, ia sukses mendapatkan barang hibah dari Suryo Agung Wibowo.

Mayor Haristanto, menunjukkan jersey Suryo Agung Wibowo.
Mayor Haristanto, menunjukkan jersey Suryo Agung Wibowo. (TRIBUNSOLO.COM/Ilham Oktafian)

Suryo menyumbangkan kaos singlet yang dikenakan sang atlet saat menyabet medali emas 100m Sea Games 2007.

"Singlet ini kini sudah bersemayam di Museum TitikNol Pasoepati," kata Mayor Haristanto, Kamis (12/11/2020).

"Saya terima sejak 2007 setelah ajak Suryo Agung ketemu bekas almamaternya dan menanam pohon di SMAN 6 Solo," imbuhnya menerangkan.

Halaman
123
Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved