Breaking News:

Penanganan Covid

Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19, Satgas Imbau Jangan Lengah dan Disiplin Protokol Kesehatan

Wiku pun kembali mengingatkan, menurut World Health Organization (WHO), gejala Covid-19 akan muncul atau dapat dirasakan setelah 5 atau 6 hari dari.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 - Wiku Adisasmito 

TRIBUNSOLO.COM - Masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini mengalami fenomena second wave atau gelombang kedua pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Gelombang kedua ini adalah kenaikan kasus yang kembali memuncak setelah mengalami kurva penambahan kasus yang melandai.

Wiku pun mengingatkan masyarakat Indonesia untuk waspada.

Hal itu disampaikan Wiku saat memberi keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/11/2020).

"Bahwa lonjakan kasus, merefleksikan kenaikan kasus aktif atau orang yang sakit, baik yang tengah menjalani isolasi atau dirawat akibat Covid-19," kata Wiku.

Wiku pun kembali mengingatkan, menurut World Health Organization (WHO), gejala Covid-19 akan muncul atau dapat dirasakan setelah 5 atau 6 hari dari terpapar virus Covid-19.

Atau juga, paling lama dapat dirasakan setelah 14 hari, bahkan terkadang tidak tampak sakit.

Pada umumnya, ada dua istilah untuk membedakan pasien Covid-19.

Baca juga: Doni Monardo: Jangan Kendor, Kita Tidak Tahu Covid-19 Ini Kapan Akan Berakhir

Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, Doni Monardo: Harus Cepat Tetapi Tidak Boleh Buru-buru

Ialah, asimtomatik yang berarti dapat menularkan tanpa menunjukkan gejala apapun dan presimptomatik yang berarti orang yang masih dalam tahap pengembangan gejala atau berada dalam masa inkubasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved