Breaking News:

Bertemu Mobil Pelat Dewa di Jalan, Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

Bahkan cukup sering masyarakat pengguna jalan tol melihat mobil berpelat nomer dewa tersebut dengan asyiknya melaju di bahu jalan.

(Foto: Istimewa)
Polres Bogor Berhasil Menindak Pelajar yang Ugal-ugalan di jalan Puncak Pakai Mobil Berpelat Nomor Dewa 

TRIBUNSOLO.COM - Pelat nomor dewa pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat.

Istilah ini digunakan sebagai tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang digunakan oleh para pejabat negara.

Misalnya dengan adanya akhiran huruf RFP, RFS, RFD, RFL dan banyak lainnya.

Pastinya, mobil dengan pelat mobil tersebut memiliki sejumlah fasilitas karena diberikan oleh negara kepada instansi atau pejabat tertentu. Sebab, warga sipil tidak bisa menggunakan pelat nomer dewa atau khusus ini.

Bahkan cukup sering masyarakat pengguna jalan tol melihat mobil berpelat nomer dewa tersebut dengan asyiknya melaju di bahu jalan, masuk ke jalur busway, dan melakukan pelanggaran lalu lintas lain tanpa ada pengawalan dengan tujuan mengindari antrean kemacetan.

Lantas, bagaimana jika menemukan pengendara berstrobo, rotator, dan berpelat dewa di jalan?

Baca juga: Benarkah Olahraga Bisa Mempengaruhi Kualitas Tidur? Simak Penjelasannya

Baca juga: Polisi Gadungan di Blitar Curi Motor Scoopy tapi Tinggalkan Motor Satria di Rumah Korban

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana menekankan, teknik defensif saat di jalan raya. Menurutnya jika bertemu dengan pelat mobil seperti itu memberikan jalan adalah hal terbaik.

“Menghindar saja, berikan jalan. Berpikir positif, mereka (mobil berotator, storo dan pelat dinas) tengah melaksanakan tugas. Memang sudah ada peraturannya dengan memberikan prioritas jalan,” ujar Sony belum lama ini kepada Kompas.com.


Iring-iringan kendaraan yang membawa Presiden Joko Widodo melintasi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek usai diresmikan di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Jalan tol tersebut akan dibuka untuk mendukung arus lalu lintas libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.(ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)
Iring-iringan kendaraan yang membawa Presiden Joko Widodo melintasi Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek usai diresmikan di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Jalan tol tersebut akan dibuka untuk mendukung arus lalu lintas libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.(ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY) ()

Sony menyayangkan tindakan yang selama ini ada di benak masyarakat bahwa cara pengawalan polisi selama ini ugal-ugalan juga kerap terjadi.

Dirinya berharap sedikit demi sedikit polisi memperbaiki citranya dalam hal pengawalan di jalan raya.

Halaman
123
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved