Breaking News:

Penanganan Covid

Kapolri Idham Azis Singgung Kerumunan Massa Tanpa Protokol Kesehatan: Meresahkan Masyarakat

Hingga 13 November 2020, Covid-19 sudah berdampak di 34 provinsi dan 503 kabupaten/kota di seluruh Indonesia

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis 

TRIBUNSOLO.COM - Kapolri Jendral Idham Azis mengomentari soal kerumunan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Ia menganggap itu meresahkan masyarakat.

Baca juga: VDJ Bisa Jadi Cara Efektif Tangkal Covid-19 Selain 3M, Apa Itu?

Baca juga: Kata Juru Bicara soal Alasan Satgas Covid-19 Tidak Larang Acara Kerumunan Massa Habib Rizieq

Hal tersebut ia sampaikan saat gelaran konferensi pers di kediamannya di Jalan Patimura, Jakarta, pada Sabtu (14/11/2020).

"Terjadinya beberapa kerumunan masa tanpa protokol kesehatan menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat."

"Seperti disampaikan oleh warga atau organisasi masyarakat melalui berbagai media," kata Idham Azis dikutip dari Program Breaking News KompasTV.

Ia dalam kesempatan tersebut juga menyoroti peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

Idham Aziz sejak bulan Maret tahun 2020, wabah pandemi Covid-19 telah melanda dunia ini.

Bahkan saat ini tercatat ada 215 negara yang terdampak, termasuk Indonesia.

"Sampai saat ini di seluruh dunia sudah kurang lebih 53 juta orang yang terinfeksi atau terkonfirmasi."

"Dan sudah 1,3 juta orang yang meninggal dunia akibat pandemi Covid-19," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved