Breaking News:

Solo KLB Corona

Berangnya Walikota Solo saat Tambahan Covid-19 Pecahkan Rekor Selama 8 Bulan KLB: Warga Tak Taat 3M!

"Jogo tonggo sudah bekerja maksimal tapi warga tidak mau melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,pasti akan terjadi ledakan"

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Sabtu (30/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ledakan kasus covid-19 di Kota Bengawan membuat Wali Kota Solo, Fx Hadi Rudyatmo berang.

Seperti diketahui, terjadi lonjakan penambahan kasus Covid-19 di Kota Solo per Minggu (15/11/2020) sebanyak 106 kasus. 

Rudy, sapaan akrabnya meminta masyarakat Solo untuk lebih taat menjalankan protokoler kesehatan yang dianjurkan. 

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, hingga menjaga jarak antara satu sama lain. 

Jika tak diindahkan, tegas Rudy ledakan selanjutnya bakal terjadi lagi.

"Jogo tonggo sudah bekerja maksimal tapi warga tidak mau melaksanakan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, pasti akan terjadi ledakan-ledakan terus," kata Rudy, Senin (16/11/2020).

Tambahan yang tak biasa tersebut, menjadi rekor tertinggi selama 8 bulan terakhir sejak penetapan status KLB per 13 Maret 2020 lalu. 

"Perlu saya sampaikan terjadi ledakan 106 kasus positif Covid-19 merupakan pemecah rekor yang ada di solo saya," ucapnya. 

Baca juga: Asal Muasal Klaster Keluarga yang Dominasi Ledakan Corona di Solo, Bermula dari Periksa di Puskesmas

Oleh karenanya, Rudy berharap warga Kota Solo turut terlibat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved